Daniel Hurek Punya Pandangan Lain Soal Isu Rp500 Juta Dari Transmart

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Berbeda dengan Anggota DPRD Kota Kupang, pada umumnya, Anggota DPRD Kota Kupang asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Hurek punya pandangan lain soal cara penyelesaian masalah terkait akun Facebook Rudyanto Tonubessi yang menyebut ada oknum anggota DPRD Kota Kupang yang menerima uang sebanyak Rp.500 juta dari manajemen Transmart

Mantan Wakil Walikota Kupang menyebut bahwa terkait masalah tersebut harus diselesaikan secara politik terlebih dahulu sebelum menempuh langkah hukum dengan melaporkan ke Polisi. Langkah politik yang dimaksud adalah, pihak DPRD Kota Kupang memanggil manajemen Transmart untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama untuk mencari tahu jawaban dari pihak Transmart‎ soal kebenaran postingan di akun facebook yang dimaksud.‎

Kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (07/3/18), Daniek Hurek mengatakan, langkah dari puluhan anggota DPRD yang melapor akun tersebut merupakan langkah yang baik juga, Karena yang disebut institusi DPRD, dan hal ini tidak bisa dibiarkan karena menyangkut persepsi masyarakat terhadap lembaga DPRD. Hanya saja langkah yang ditempu dengan melapor ke Pihak Kepolisian merupakan langkah terburu-buru, padahal masih ada cara lain untuk mengungkapkan kebenaran masalah ini.

‎”Benar atau tidak isu tersebut, harus ada pendekatan institusi antara DPRD dan manajemen transmart. Lembaga DPRD merupakan lembaga publik yang di kontrol oleh masyarakat. Dan apa yang dilakukan Rudyanto Tonubessi merupakan kontrol publik. Hanya saja kebenarannya juga dipertanyakan. Untuk itu seharus pihak DPRD mengundang Transmart. Apalagi DPRD punya hak untuk memanggil siapa saja untuk memberikan klarifikasi,” kata Hurek. ‎