Mendagri Jadi Irup Hari Sumpah Pemuda di Fulan Fehan Perbatasan Belu-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober di Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste digelar di puncak Fulan Fehan, Kecamatan Lamaknen, Sabtu (28/10/2017).

Inspektur Upacara (Irup) Hari Sumpah Pemuda Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Komandan Upacara Dansatgas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 712/Wiratama dengan peserta upacara personel Yonif Raider 712/WT, Yonif Raidersus 744/SYB, pelajar SMA, Pramuka dan warga masyarakat Lamaknen.

Turut hadir pada upacara yang dihelat dalam pesona likurai festival fulan fehan di balik gunung Lakaan itu Bupati Belu, Bupati Distric Bobonaro-Timor Leste, Agen konsulat, Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Danrem 161/WS, Ketua DPRD Belu, Pimpinan Forkopimda Belu, Pimpinan OPD Belu, BUMN, BUMD, Anggota DPR Belu, para Camat, Lurah, Kades, tokoh adat, agama, masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam amanatnya Kumolo mengatakan, atas nama Pemerintah Pusat dirinya merasa bangga dan sangat mengapresiasi kepada Pemkab Belu serta seluruh masyarakat yang hari ini melaksanakan upacara memperingati hari sumpah pemuda secara bersama-sama di lapangan yang megah ini walaupun terik matahari tapi masih punya tekad yang sama .

“Itu yang ingin diwujudkan oleh Presiden Jokowi, dari Sabang sampai Merauke sambung menyambung jadi satu itulah Indonesia. Tidak saja bangunan di perbatasan tapi infrastruktur lainnya akan dibagun dan kita harus komitmen untuk jaga kedaulatan NKRI,” ujar Kumolo yang mengenakan pakaian adat Timor-Belu dalam upacara.

Baca juga : Walikota Kupang Dapat Apresiasi Menteri Perdagangan

Ditegaskan, pada puncak hari Sumpah Pemuda yang ke-89 ini tidak saja kita hafal, ingat sumpah pemuda itu, tapi harus kita aplikasikan dimana berbahasa satu, berbangsa satu dan bertanah air satu yaitu Indonesia. Kita pun harus menjaga akan lambang Negara kita Indonesia.

“Setiap manusia harus punya impian dan gagasan. Karenanya diharapkan seluruh masyarakat Belu sekecil apapun pemuda harus punya impian dan gagasan supaya punya konsep gagasan untuk membangun bangsa ini dari perbatasan Belu. Gagasan itu akan terwujud demi tercapainya peningkatan berbagai aspek ekonomi yang mana tidak telepas daripada dukungan oleh warga dan elemen lain,” kata Mendagri.

Masih menurut Kumolo, puncak sumpah pemuda hari ini, kita sebagai negara yang besar berdaulat ada tantangan, yang mana tantangan yang harus kita jawab merupakan sumpah kita sebagai warga menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Sumpah ini lanjut dia, bukan saja TNI dan Polri dan urusan kedaulatan bukan saja peran TNI yang bertanggungjawab tapi bersama dengan masyarakat kita jaga keutuhan Negara, serta untuk pihak Kepolisian bersama masyarakat menjaga keamanan yang ada.

“Sumpah ini harus terus menerus kita jaga. Masyarakat yang kurang layak rumah dan ini menjadi perhatian serius terlebih sandang, papan dan pangan. Tiga hal ini sangat penting yah harus kita wujudkan demi kesejateraan masyarakat,” tandas Kumolo