Diduga Kompor Meledak, Api Hanguskan Rumah Warga

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Naas benar, rumah milik pasangan suami isteri, Paulus Jemahu bersama Rita Jemahu, beralamat di Jalan Kihajar Dewantara, kelurahan Pau, kecamatan Langke Rembong, kabupaten Manggarai, Flores, NTT hangus dilahap si jago merah.

Selain rumah, satu unit kios milik pasangan tersebut juga ikut terbakar.

Kejadian itu terjadi pada, Minggu, (30/4) sekitar pukul 15.00 wita (petang).

Beruntung tidak ada korban jiwa pada peristiwa naas tersebut, namun rumah beserta isinya hangus terbakar.

Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah tidak berada ditempat. Keduanya tengah menghadiri sejumlah undangan pesta sambut baru (acara ramah tamah bagi anak-anak usai menerima komuni suci pertama dalam tradisi kristiani) diseputaran kota Ruteng.

Yosep Tatu, salah seorang saksi mata pada peristiwa itu, kepada NTTOnlinenow.com menuturkan, bahwa siang itu dirinya bersama 4 orang lainnya dan satu orang diantaranya anak kandung pemilik rumah bernama Eki Jemahu (14) siswa kelas 2 SMP pada salah satu sekolah di seputaran kota Ruteng sedang berada didalam rumah terebut.

Saat kejadian, mereka tengah tertidur lelap. Namun baru diketahui jika rumah mereka terbakar setelah dirinya menghirup asap.

“Saya sedang tidur lelap. Usai makan siang, ngantuk langsung tidur. Awalnya tidak tahu jika terjadi kebakaran. Namun baru sadar setelah asap masuk hidung,” tutur Yosep Tatu.

Saat dirinya bangun, api sudah berhasil menjalar keseluruh bangunan rumah dan membesar.

Seketika itu pula dirinya bersama 4 orang lainnya itu langsung lari berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari amukan si jago merah.

Baca : Kedepan Tutor PAUD Wajib Sarjana PAUD

Mereka juga sempat berusaha memadamkan kobaran api dengan air ember, namun gagal karena kobaran api begitu besar sehingga mereka tak mampu memadamkannya.

Dalam hitungan sekejap api berhasil menghanguskan rumah beserta isinya. Tak ada barang yang berhasil diselamatkan, semuanya hangus terbakar.

“Kejadiannya singkat sekali, sekitar kurang lebih 15 menit saja api sudah hanguskan rumah ini,” ungkap Tatu.

Kuat dugaan sementara bahwa api bersumber dari salah satu kompor di dapur yang meledak.

“Tadi memang saudari saya (Rita Jemahu, pemilik rumah) ada masak air didapur, tetapi saya tidak tahu sehingga saya tidur. Setelah itu mereka (suami-isteri) pergi berjabatan tangan (beramah tamah) di rumah tetangga, menghadiri undangan pesta sambut baru,” ceritanya.

Sementara itu, mobil pemadam kebakaran milik dinas Polisi Pamong Praja Kabupaten Manggarai baru tiba dilokasi kejadian setelah api berhasil menghanguskan rumah tersebut.