Pers Tak Hanya Mitra, Tapi Alat Perjuangan TNI

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlineow.com – Keberadaan insan Pers di suatu wilayah sangat penting. Peranana pers sangat besar dalam pembangunan daerah dimana menyampaikan informasi atau berita kepada publik. Pers bukan hanya mitra, tapi juga alat perjuangan TNI dalam upaya menjaga kestabilan, kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI khususnya di perbatasan Belu dan Timor Leste.

Hal itu ditegaskan Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Nurdihin Adi Nugroho kepada awak media usai menggelar coffee morning bersama insan Pers Belu di perbatasan RI-RTDL di ruang kerja Makodim Belu, Selasa (11/4/2017).

Menurut Nurdihin, kegiatan coffee morning Kodim 1605/Belu bersama Dandim Belu, Kasdim Belu, Para Danramil, seluruh Babinsa Koramil dan insan Pers dinilai sangat penting dan bermanfaat bagi kemajuan satuan Kodim. Juga kemajuan bersama anggota TNI Kodim dan insan Pers di daerah perbatasan Belu.

Dikatakan, tujuan dasar dilakukan coffee morning yakni dimana saling menukar pikiran, informasi bersama baik dari anggota TNI maupun insan Pers. Juga meningkatkan hubungan keduanya lebih akrab lagi dan bisa mudah berkoordinasi dan komunikasi terkait informasi di lapangan.

“Melalui acara coffee morning ini hubungan TNI dan insan Pers di Belu lebih dipererat lagi dalam mendukung program-program TNI di wilayah perbatasan,” pinta dia.

Baca : Mantan Pejuang 75 Serahkan Empat Pucuk Senpi ke Kodim 1605/Belu

Dijelaskan, semua program, non program yang dilaksanakan Kodim Belu bermuara pada kegiatan masyarakat. Namun demikian kegiatan tersebut tidak akan sukses, apabila tidak ada rekan-rekan wartawan yang menginformasikan atau mensosialisasikan melalui pemberitaan ke publik.

“Contoh seperti giat yang kita gelar tentang diskusi dengan Bulog tempo hari. Kalau tidak ada wartawan bagaimana petani tahu, kalau Bulog sekarang sudah bisa menyerap beras petani,” papar Nurdihin.

Nurdihin mengharapkan, kedepan tentunya ujung tombak pemberitaan adalah media dalam menyampaikan seluruh informasi. Memang dalam organisasi Kodim belum ada yang namanya perwira hubungan kemasyarakatan.

Fungsi humas itu lanjut dia, dipegang oleh perwira seksi Teritorial dan seksi Intel. Oleh karenanya kedepan diharapkan, TNI dan Pers terus bekerjasama, bekerja lebih baik lagi, saling berkoordinasi juga menukar informasi satu sama lain. Juga mendukung program-program agar bisa tersosialisasikan lebih baik.

“Sehingga warga juga bisa lebih tahu tentang informasi dan kebijakan Pemerintah, supaya tugas-tugas dari Pemerintah dan tujuan dalam mensejahterakan warga bisa tercapai melalui pemberitaan media,” pungkas Nurdihin.