Januari 2017, NTT Alami Inflasi 0,74 Persen
Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Mengawali Tahun 2017, Januari 2017 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami inflasi sebesar 0,74 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 129,07.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maritje Pattiwaellapia sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Rabu (01/02/2017).
Menurut Maritje, inflasi pada Januari 2017 di Nusa Tenggara Timur terjadi karena adanya kebaikan indeks harga pada hampir semua kelompok pengeluaran.
Kelompok pengeluaran bahan makanan mengalami inflasi tertinggi yang diikuti kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar.
Baca : BPS, Tingkat Kesejahteraan Petani di NTT Meningkat
“Deflasi terjadi pada kelompok sandang yang mengalami penurunan indeks harga sebesar 0,78 persen,” jelas Maritje.
Maritje mengatakan, penghitungan inflasi di NTT berdasarkan dua kota IHK yaitu Kota Kupang dan Kota Maumere. Pada Januari 2017, Kota Kupang mengalami inflasi lebih besar dibanding Kota Maumere.
“Dari dua kota IHK di Nusa Tenggara Timur, Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,79 persen dengan IHK 130,09 sedangkan Kota Maumere mengalami inflasi 0,40 persen dengan IHK 122, 35 persen,” katanya.
Dia menambahkan, dari 82 kota sampel IHK Nasional, semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Pontianak sebesar 1,82 persen dan terendah terjadi di Kota Manokwari dengan inflasi sebesar 0,09 persen.

