Sukses Turnamen Sepak Bola Antar Dusun Desa Mandeu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Turnamen sepak bola antar Dusun, Desa Mandeu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu yang digelar selama delapan hari sejak tanggal 6 hingga 13 Desember kemarin telah berlangsung sukses. Kejuaraan Mandeu Junior Cup tahun 2016 yang berlangsung di lapangan Kantor Desa Mandeu, Lebur, diikuti peserta sebanyak tujuh club dari setiap dusun diantaranya, club Meun lafu afc, Malac fc, Persewe fc, Gasela fc, Telemor fc, Bungsu fc dan Cal fc.

Dalam laga final kejuaraan sepak bola antar dusun, Selasa (13/12/2016) kemarin di lapangan Desa Mandeu, club Meun Lefu afc meraih juara I, disusul club Malac fc sebagai juara II dan club Persewa fc juara III. Tidak saja tiga club juara utama yang mendapat hadiah, panitia juga memberikan hadiah berupa dana pembinaan bagi tim club lain guna membeli kostum dan keperluan bola kaki lainnya.

Maksud dan tujuan digelarnya kejuaran sepak bola antar club di dusun desa Mandeu guna mengenalkan lebih dalam tentang olahraga sepak bola bagi para generasi muda usia dini, bagaimana teknik bertanding yang baik dan benar juga jiwa sportivitas dan ksatria sejak dini. Selain itu giat olahraga ini juga regenerasi sepak bola bila di wilayah Kecamatan Raimanuk.

“Melalui event ini bisa memupuk rasa persaudaraan diantara mereka. Selain itu juga turnamen ini menjawab tantangan Menpora Indonesia untuk pertandandingan sepak bola antar desa perbatasan,” ujar Ketua Panitia turnamen kejuaraan Mandeu Junior Cup 2016, Daniel Nahak kepada NTTOnlinenow.com, Rabu (14/12/2016).

Baca : Insiden di Sabu, Kapolda NTT Minta Warga Tidak Terprovokasi kabar di Medsos

Jelas Nahak selaku Sekcam Raimanuk itu, anggaran yang diperuntukan dalam turnamen kejuaraan sepak bola tersebut berasal dari dana APBDes Mandeu. Untuk laga turnamen Kabupaten pihaknya belum ada target, namun rencana tahun 2017 mendatang tepatnya pada bulan Agustus akan diselenggarakan turnamen antar Desa dalam Kecamatan Raimanuk. Dengan turnamen antar dusun Desa Mandeu bisa menjadi contoh bagi sembilan Desa lain dalam wilayah Raimanuk guna peduli terhadap anak-aanak usia dini dalam olahraga sepak bola.

“Meski serba kekurangan dan terbatas kita sudah memulai event kejuaraan sepak bola junior dan masyarakat Mandeu sangat antusias. Harapan kita dengan event ini muncul bibit-bibit baru dalam sepak bola di wilayah Raimanuk yang bisa berlaga di tingkat Kabupaten, Propinsi maupun Nasional bahkan tidak menutup kemungkinan internasional dan itu adalah mimpi kita,” tandas Nahak.

Terpisah Camat Raimanuk, Marius F Loe menuturkan, laga kejuaran sepak bola antar dusun Desa Mandeu merupakan salah satu bentuk untuk mendorong menumbuh kembangkan bakat anak usia dini yang menyukai olahraga sepak bola, sehingga dengan event ini bisa lahir pemain-pemain bola kaki. Tidak saja Desa Mandeu, tapi semua desa bisa bersaing dalam membangun wilayahnya dengan program dan kegiatan olahraga.

“Kita berharap dengan event turnamen sepak bola ini bisa mengurangi tingkat kenakalan remaja yang semakin meresahkan di Mandeu, juga bisa memupuk dan meningkatkan rasa persaudaraan diantara mereka,” pinta mantan Kabag Humas Sekwan Belu itu.