Jadikan Pangan Lokal Sebagai Makanan Utama dan Meningkatkan Perekonomian

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dharma Wanita ke-17, puluhan ibu-ibu Dharma Wanita Kabupaten Manggarai, Sabtu (22/10/2016) mengadakan lomba pembuatan snack berbahan dasar pangan lokal dan menu serba ikan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 26 unsur Dharma Wanita dari total 32 unsur Persatuan Darma wanita se Kabupaten Manggarai.

Wakil Bupati Manggarai, Viktor Madur mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka untuk memasyarakatkan pangan lokal kepada seluruh masyarakat Manggarai agar tidak lagi dianggap sebagai makanan tambahan atau sampingan saja, namun dijadikan sebagai salah satu makan utama pengganti beras.

Pangan lokal dimaksud seperti, ubi, jagung, pisang, sorgum, sebut Wabup Viktor.

Baca: Petugas Puskesmas Borong Lalai, Bayi Meninggal

Makanan itu, kata dia, tidak selalu di identikan dengan beras.

Mengkonsumsi pangan lokal juga dapat menunjang gizi bagi tubuh, karena makanan organik bebas dari unsur kimiawi, terang Wabup Viktor.

Tujuan lain dari kegiatan tersebut adalah dalam rangka komersial untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui usaha kecil menengah (UKM) terutama bagi para ibu-ibu rumah tangga.

Sementara itu, Ketua pelaksana kegiatan, Monika Angkat juga menambahkan bahwa kegiatan ini selain memasyarakatkan pangan lokal juga melatih kreativitas para ibu-ibu Dharma Wanita agar pangan lokal ini bisa diolah dan mendatangkan uang.

Baca : Pemkab Manggarai Dorong Pangan Lokal Jadi Makanan Sehat

Sebab selama ini hanya dianggap sebagai makanan sampingan saja dan tidak bernilai ekonomis. Oleh karena itu maka perlombaan ini diadakan agar kedepannya masyarakat bisa mengolahnya sehingga menghasilkan uang.

Selama ini pihaknya bekerjasama dengan BP2KP Kabupaten Manggarai dalam hal pendampingan dan pelatihan-pelatihan. Namun kendalanya belum di apliksasikan sepenuhnya dimasyarakat.

Diharapkannya seluruh SKPD Lingkup Pemkab Manggarai kedepannya tidak hanya mengandalkan makanan non lokal tetapi bisa bermitra dengan pihaknya seperti snack berbahan dasar pangan lokal ini.