Jumlah Petani Menurun, PIKUL dan OXFAM Ajak Anak Muda Bertani

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Perkumpulan PIKUL bekerja sama dengan OXFAM dan Griprofocus terus mengkampanyekan isu regenerasi petani di Idonesia, dimana jumlah petani semakin hari semakin menurun. Karena itu, anak muda perlu dimotivasi dan diajak untuk bertani.

Hal ini disampaikan Assistant Country Agriprofocus Indonesia, Maula Paramitha kepada wartawan di Kupang, Rabu (05/10/2016).

Maula mengungkapkan, dalam survei pertanian yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS), diketahui jumlah rumah tangga usaha tani di Indonesia pada 2003 masih 31,17 juta. Tapi, sepuluh tahun kemudian (2013), jumlahnya menyusut jadi 26,13 juta.

Baca Juga : Tingkat Kesejahteraan Petani di NTT Meningkat

“Dalam kurun waktu sepuluh tahun saja turun sekitar lima (5) juta, atau kalau dirata-rata 1,75 persen per tahun. Data BPS juga menunjukkan hanya 12 persen dari total petani yang ada saat ini yang berusia dibawah 35 tahun, sisanya merupakan petani tua,” katanya.

Maula mengatakan, dalam kajian hasil riset oleh KRKP, OXFAM Indonesia bekerja sama dengan Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian IPB menunjukkan faktor akses dan kepemilikan lahan, pendapatan dan kondisi keluarga menjadi faktor penting yang memiliki korelasi dengan turunnya tingkat minat menjadi petani.

Dia berpendapat, dengan menurunnya jumlah petani maka pertanian akan menghadapi persoalan serius. Selain menghadapi tantangan daya dukung lingkungan yang semakin menurun, lahan peranian yang terus menyusut, pasar yang tak seimbang dan akan ditambah lagi dengan degradasi petani.

Baca Juga : Akibat Penundaan DAU, Anggaran Tiap SKPD Dipotong Tujuh Persen

“Setiap tahun jumlah petani terus menurun, sementara generasi muda sedikit sekali yang mau menjadi petani,” katanya.

Maula menambahkan, Perkumpulan PIKUL bekerja sama dengan OXFAM dan Agriprofocus juga mengadakan Roadshow Duta Petani Muda di Kupang, pada 5-6 Oktober 2016 di Kupang dan Kabupaten Kupang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi kegiatan pemilihan Duta Petani Muda 2016 yang sedang dilaksanakan saat ini.

“Kegiatan Roadshow ini akan diisi dengan kunjungan ke SKPD, sosialisasi kegiatan lewat media sosial, dialog radio bersama wakil petani dan fasilitasi pendaftaran petani di NTT untuk terlibat dalam kegiatan Duta Petani Muda 2016,” tandasnya.