Warga Alak Keluhkan Distribusi Air PDAM Kota Kupang

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Warga Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang, mengeluhkan Air yang disalurkan PDAM Kota Kupang, air yang disalurkan kepada pelanggan rasanya asin (Payau) dan tidak nyaman dikonsumsi.

Demikian dikatakan, Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang, Kristian Baitanu kepada wartawan, di Kupang, Kamis (8/9/2016).

Kristian yang juga warga Alak mengaku, banyak warga Alak, khususnya yang berada di wilayah Rw2 dan RW3 mengeluhkan air baku yang didistribusi PDAM Kota Kupang, tidak layak di konsumsi. Air yang disalurkan dari sumber air baku milik PDAM Kota, rasanya asin dan tidak jernih sehingga membuat warga merasa tidak nyaman, Bahkan atas inisiatif dari beberapa warga, sample air tekah dikirim ke Laboratorium dinas kesehatan, karena mereka takut dampak dari mengkonsumsi air tersebut.

“Warga umumnya sangat takut dengan kondisi air tersebut. bahkan pipa jaringan air yang dipasang untuk kerumah penduduk banyak yang sudah sudah rusak, karatan dan berwarna kekuning-kuningan. Banyak warga menduga bahwa kerusakan pipa jaringan disebabkan air payau. banyak warga lebih memilih mengkonsumsi air tangki ketimbang air PDAM,” ujarnya.

Atas dasar itu, ia sangat mengharapkan, agar pemerintah Kota Kupang dan PDAM, segera mencari solusi lain bagi warga untuk mendapatkan air bersih, karena sumber yang ada saat ini sudah tidak bisa dikonsumsi lagi.

Hal yang sama juga disampaikan Eman L. Salah satu warga Rt3/Rw02 kelurahan Alak, menurutnya, air baku yang didistribusi oleh PDAM sudah tidak layak lagi di Konsumsi, karena air yang didistribusi kepada pelanggan memanfaatkan sumur yang tidak menghasilkan air bersih yang baik, sehingga PDAM diminta mencari sumur sumber air baru untuk didistribusi kepada pelanggan diwilayah Alak dan sekitarnya.

“Sumber air itu tidak layak lagi dan PDAM harus berhenti memanfaatkan sumber ar tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, direktur PDAM Noldy Mumu yang dihubungi terpisah, mengaku bahwa apa yang dikeluhkan warga alak soal kondisi air payau yang di distrbusi oleh benar adanya. Namun, sumber air yang diambil dari sumur bor yang berada di depan kantor Lurah Alak, merupakan satu-satunya sumber air di wilayah tersebut yang dimanfaatkan PDAM untuk melayani pelanggan, sehingga tidak pilihan lain.

Menurutnya, kondisi air payau hanya terjadi disaat debet air menurun pada musim kemarau seperti ini, dan atas kondisi ini, pihak PDAM terus melakukan uji kelayakan dari air tersebut, dan pihak PDAM selalu menghimbau kepada warga agar air tersebut jangan untuk dikonsumsi, tetapi hanya digunakan untuk mencuci dan mandi saja, agar tidak menggangu kesehatan warga.