Kolaborasi BNPP-Imigrasi Atambua Gelar Eazy Passport di PLBN Motamasin
Laporan Yan Manek
Atambua,NTTOnlinenow.com-Dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua menggelar layanan Eazy Passport di Gedung Serbaguna PLBN Motamasin, Kabupaten Malaka perbatasanRI-RDTL, Sabtu (8/8).
Eazy Passport merupakan inovasi layanan dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat di kawasan perbatasan PLBN Motamasin.`
Kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan fasilitas dan sinergi dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melalui PLBN Motamasin dan resmi dibuka Kepala PLBN Motamasin Engelberthus Klau.
Kepala PLBN Motamasin Engelberthus Klau mengapresiasi kolaborasi Eazy Passport bagi warga di perbatasan Malaka dengan Negara Timor Leste.
“BNPP siap mendukung Imigrasi menghadirkan layanan negara lebih dekat ke masyarakat. Dengan adanya PLBN, warga tidak perlu jauh ke kota untuk urus paspor,” ujar dia.
Dijelaskan bahwa, sebanyak 40 warga memanfaatkan layanan ini: 30 paspor baru dan 10 perpanjangan. Terdiri dari 5 anak-anak, 30 dewasa, dan 5 lansia.
“Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Banyak yang datang bersama keluarga karena tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Atambua,” tambah Klau.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Jusup Pehulisa Ginting menyampaikan Eazy Passport adalah bentuk jemput bola agar warga di daerah 3T mendapat akses layanan keimigrasian yang sama, cepat, dan sesuai prosedur.
Dikatakan, dalam kegiatan itu petugas imigrasi langsung turun melayani mulai dari verifikasi dokumen, wawancara, perekaman biometrik, hingga proses penerbitan paspor.
“BNPP melalui PLBN Motamasin berperan menyediakan tempat, dukungan operasional, dan memastikan kegiatan berjalan tertib di kawasan perbatasan,” sebut Jusup.
Sementara itu, Klementino Amaral, salah satu pemohon paspor baru, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Imigrasi Atambua dan BNPP melalui PLBN Motamasin yang menyelenggarakan kegiatan ini.
“Layanannya cepat, mudah, dan lancar. Proses selesai singkat dan suasananya tertib, jadi kami nyaman,” akui dia.
Senada, Anita Sonbay, warga yang mengurus perpanjangan paspor, juga merasakan manfaatnya.
“Dulu kalau mau urus paspor harus ke kota dan butuh biaya transport. Sekarang cukup di PLBN. Petugasnya ramah, penjelasannya jelas. Sangat membantu kami masyarakat perbatasan,” ujarnya.
Tokoh masyarakat setempat menambahkan, kehadiran Eazy Passport ini meringankan beban warga dan mendorong tertib administrasi perjalanan di wilayah perbatasan.

