Hyron Fernandez Siap Maju Pilgub NTT 2018

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dr. Hyronimus Agustinus Fernandez, dr., M.Kes, salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkiprah di pemerintahan pada institusi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyatakan kesiapannya untuk maju pada kontestasi pemilihan gubernur NTT 2018 mendatang.

Hal ini disampaikan Hyronimus Agustinus Fernandez yang biasa disapa Hyron Fernandez kepada wartawan dalam jumpa pers di kediamannya di Kupang, Sabtu (18/3/2017).

Menurut Hyron Fernandez, ada dua hal yang menjadi latarbelakang sehingga mendorongnya untuk mengambil bagian dalam hajatan politik lima tahunan itu yakni, kemiskinan yang masih menjadi persoalan di daerah itu dan hingga kini belum teratasi. Persoalan lainnya adalah korupsi yang juga masih menjadi momok bagi provinsi berbasis kepulauan itu.

“Kalau sampai hari ini masih ramai pemberitaan di media massa soal korupsi dan kemiskinan di NTT, itu artinya dua hal ini masih ada dan eksis di daerah ini, sehingga ini menjadi tugas bersama untuk mengatasinya. Kemiskinan, dalam hal ini kemiskinan harta atau secara ekonomi, saya katakan bahwa sebenarnya kita kaya spiritual sehingga kita dapat melakukan banyak hal,” katanya.

Hyron Fernandez mengatakan, sebagai ASN aktif yang tidak boleh menjadi anggota maupun pengurus partai sesuai ketentuan yang berlaku, maka untuk memperkenalkan diri serta mimpi- mimpi dan niat untuk maju sebagai Gubernur NTT, sementara ini harus ditempuh secara mandiri atau melalui jalur independen.

Baca : NTT Tempati Urutan Pertama Produksi Jagung di Indonesia

“Untuk maksud ini, saya juga sudah melapor ke atasan saya yaitu Sekda dan Gubernur. Gubernur mengatakan, silahkan kerja, silahkan jalan nanti saya akan memasukan dalam survei. Harapan saya dengan cara ini, para pemilih yang adalah orang yang akan saya abdi, bisa mengetahui, mengenal dan suka serta memilih saya sebagai abdi mereka,” ujarnya.

Dia juga menyatakan keyakinannya bahwa pada saatnya nanti, sesama anggota ASN yang tetap memiliki hak suara serta keluarga ASN akan menjatuhkan pilihan padanya. Selain itu, juga jejaring keluarga, sahabat dan profesi yang tersebar hingga ke desa- desa.

Namun demikian, Hyron Fernandez berargumen, apabila ada partai politik (Parpol) yang bersedia dilamar tanpa ‘mahar’, dan secara ideologis tidak bertentangan dengan ideologi yang diamalkan oleh ASN maka tidak tertutup kemungkinan untuk bergandengan tangan, berpasangan dengan kader partai atau siapa saja yang memiliki impian sama.

Terkait pasangan yang akan mendampinginya, Hyron Fernandez mengaku, sedang membangun komunikasi dengan seorang sosok intelektual militer aktif Brigadir Jenderal Angkatan Darat, yang sebentar lagi akan pensiun dari TNI. Meski begitu, dia enggan menyebutkan nama calon pasangannya tersebut dengan alasan belum saatnya.

“Kami telah melakukan pendekatan dengan beberpa mitra namun belum ada kepastian. Untuk sementara ini, yang paling mungkin adalah seseorang yang masih aktif sebagai TNI. Dia alumnus Undana, asal dari Sumba. Karena masih aktif maka belum pantas disebutkan namanya. Kabarnya akan pensiun pada bulan Juni nanti,” tandasnya.