Pemkab Belu Terus Benahi Akses Infrastruktur

Bagikan Artikel ini

Atambua, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kabupaten Belu terus berupaya meningkatkan akses infrastruktur  untuk melancarkan tranportasi yang selama ini terkesan terisolasi guna kelancaran roda perekonomian dan mata rantai lainnya di daerah perbatasan RI-RDTL.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Belu Vincent Laka Vincent Laka, Pemkab Belu terus berbenah dan bekerja keras untuk melengkapi akses infrastruktur yang memadai diperbatasan negara ini.

“Kegiatan infrastruktur sangat berdampak untuk peningkatan kesejahteraan warga Belu.
Kita terus berupaya agar di bidang infrastruktur memadai. Agar mendukung kelancaran sektor perekonomian dan lainnya di daerah perbatasan,” sebut dia.

Eng sapaan akrab mantan Kabag Pembangunan itu bahwa, pelaksaanaan kegiatan pembangunan infrastruktur dalam dua tahun belakangan ini yakni pembangunan infrastruktur jalan dalam tahun 2019, Peningkatan Jalan Kabupaten Klas III jalan dalam kota volume 4,346 kilometer jenis HRS-Base.

Selain itu, peningkatan Jalan Labur-Uarau volume 3,435 kilometer jenis HRS-Base, Peningkatan Jalan Kabupateb Wedomu-Nualain volume 4,10 kilometer jenis HRS-Base.

Sementara itu, pembangunan jembatan dalam tahun 2019 antara lain pembangunan jembatan Duakoran volume 10 meter jenis beton, Pembangunan Jembatan Wekiar volume 20 meter jenis beton, pemeliharaan jalan dalam kota jenis trotoar dengan volume 200 meter, dan pemeliharaan jembatan Lolowa 1 volume 50 meter jenis bronjong.

Jelas Eng, pembangunan jalan dan jembatan dalam tahun 2020 antara lain Jalan Ir. Sutami dalam kota dengan volume 0,8 kilometer jenis HRS-Base, ruas jalan Nubelu-Halimodok volume 2,5 kilometer jenis HRS-Base, Ruas jalan Fatubenao-Debubot volume 2,7 kilometer jenis HRS-Base, serta pembangunan jembatan Weaituan volume 6 meter dan trotoar.

Lanjut dia, pembangunan rehabilitasi atau pemeliharaan jalan dan jembatan antara lain pemeliharaan trotoar dalam kota yang tersebar dengan volume 1,23 kilometer, rehab deuker Gua Mahanu volume 3 meter jenis beton serta rehabilitasi Jembatan Gantung Asuulun volume 60 meter.

Masih menurut dia, untuk Pembangunan infrastruktur perdesaan dalam tahun 2019 antara lain pembangunan jalan Desa Fohoeka volume 2,4 kilometer yang dikerjakan melalui TMMD, Jalan Desa Sonis-Laloran volume 2,74 kilometer jenis lapen, Peningkatan Jalan Desa Webutam-Maukumu volume 0,35 kilometer jenis lapen.



Perkerasan jalan masuk SMPN 1 Atap Dusun Batu Merah A dan B desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat, dengan volume 0,465 kilometer jenis perkerasan, serta pembangunan jalan Desa Mandeu-Umakabelak volume 0,465 kilometer jenis lapen.

Sementara untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tahun 2020 yakni pembangunan jalan desa Kian Raiulun volume 1,75 kilometer jenis lapen, pembangunan jalan Desa Hofehan-Oenari volume 0,20 kilometer jenis Rigid, serta Pembangunan Jembatan Weau volume 0,015 kilometer jenisbeton.

Tidak saja itu, peningkatan jalan lingkungan dalam tahun 2019 antara lain jalan lingkungan belakang Puskot Lama jenis Hotmix volume 0,46 kilometer jenis HRS-Base, Kecamatan Kota Atambua volume 1,19 kilometer jenis HRS-Base, Kelurahan Beirafu jenis setapak volume 1,30 kilometer setapak beton, Putri Sion volume 0,34 kilometer jenis HRS-Base, SDI Kotaren Fatubenao volume 0,88 kilometer jenis HRS-Base.

Peningkatan jalan Belakang Hotel Timor samping Kantor Pajak volume 0,61 kilometer, pembukaan Jalan RT. 28 Kecamatan Kota Atambua volume 0,75 kilometer jenis perkerasan, peningkatan jalan RT. 08 Kelurahan Manumutin volume 0,20 kilometer jenis lapen, peningkatan Jalan RT. 14 b Kelurahan Manuaman Kecamatan Atambua Selatan volume 0,19 kilometer Jeni’s lapen, pemeliharaan jalan RT. 04 Cabang SDLB Kelurahan Manumutin volume 0,17 kilometer jenis lapen, Peningkatan jalan Basarfehan-Sirani volume 0,25 kilometer jenis lapen, jalan lingkungan Kelurahan Lidak volume 0,40 kilometer jenis HRS-Base, dan Jalan Lingkungan RT. 01 A Kelurahan Manumutin volume 0,11 kilometer jenis setapak.

Kadis PUPR Belu itu tambahkan, program pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan tahun 2020 antara lain peningkatan jalan lingkungan Kelurahan Tenukiik yang titiknya tersebar, volume 0,98 kilometer jenis HRS-Base, peningkatan jalan lingkungan Kelurahan Fatubenao titik tersebar, volume 0,99 kilometer jenis HRS-Base serta peningkatan jalam Lingkungan Lolowa-Gua Mahanu volume 0,48 kilometer jenis HRS-Base.

Dikatakan, rilisan data ini sebagai bukti penanganan infrastuktur jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah kabupaten, dengan prosentase sebesar 41 persen. Sehingga Kabupaten Belu dalam tahun 2020 telah melampaui target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi NTT. (YB/Advetroial_Dinas Kominfo Belu)