Peresmian Monumen Prajurit Pamtas RI-RDTL
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 743/PSY, Mayor Inf. I Putu Tangkas Wiratawan meresmikan Monumen Prajurit Pamtas RI-RDTL.
Peresmian monumen prajurit dilakukan disela-sela kegiatan bakti sosial (baksos) purna tugas sebagai Satgas RI-RDTL di Mako Pamtas, Rabu (3/10/2018).
Monumen profil prajurit memegang senjata setinggi 3 meter yang digagas Satgas Yonif 743/PSY terletak di kompleks Mako Satgas Pamtas RI-RDTL, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat.
Menurut Putu, monumen prajurit ini menggambarkan bahwa, kami selain melaksanakan tugas menjaga perbatasan juga ini sebagai satu kenang – kenangan dari prajurit TNI.
Ditegaskan bahwa, monumen ini kebangaan, menjadi suatu simbol apa yang dilakukan di perbatasan untuk menjaga perbatasan, sehingga tidak ada sejengkal tanah pun yang bisa lepas dari NKRI.
“Itu simbol prajurit siap jaga perbatasan wilayah NKRI dan berlaku umum bagi prajurit dimanapun bertugas menjaga keutuhan NKRI,” ujar Putu kepada media usai giat baksos.
Dikatakan, pengerjaan monumen prajurit memakan waktu hanya sebulan oleh personel Satgas yang kebetulan mempunyai ketrampilan.
Ketika ditanyai soal kondisi wilayah perbatasan jelang purna tugas jelas Putu kondisi batas Belu dan Timor Leste sampai saat ini kondusif.
Sementara itu satuan Yonif 743/PSY akan digantikan dengan Yonif Raider 408/SHB sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL pada awal Nopember.
“Kami sudah lakukan tinjau medan dan semoga giat ini bisa dilanjutkan untuk Satgas berikut meski giat kecil tapi bermanfaat bagi masyarakat,” kata Putu.
Untuk diketahui, turut mendampingi Dansatgas Putu dalam peresmian monumen prajurit itu Dandim 1605/Belu, Wakapolres Belu, Wadanki Brimob, Camat Atambua Barat serta beberapa Pimpinan Forkopimda Belu.

