Pembangunan Daerah Perbatasan Harus Sesuai Nilai Pancasila
Laporan Yansen Bau
Atambua,NTTOnlinenow.com – Negara Indonesia merupakan negara yang besar dan berdaulat, sangat mampu menjadi sebuah negara kuat dimata dunia.
Konteks perbatasan, pembangunan daerah harus sesuai dengan nilai Pancasila. Pentingnya menanamkan serta meningkatkan nasionalisme bagi warga di perbatasan RI-Timor Leste.
Demikian Anggota DPR MPR RI, Ferry Kase kepada NTTOnlinenow.com, Sabtu (11/8/2018) di Atambua.
Dikatakan, Pancasila merupakan dasar negara Indonesia. Oleh sebab itu sangat penting untuk terus digelorakan melalui sosialisasi empat pilar kebangsaan bagi warga perbatasan.
Ferry mengaku, belum lama ini dirinya menjadi pembicara dalam acara sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bagi warga di Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu pada Jumat 1 Juni 2018 lalu.
“Dalam sosialisasi bulan lalu saya menghimbau agar masyarakat terus memahami dan mempraktikkan nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila,” ujar dia.
Berkaitan dengan sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, jelas dia, saat ini Pemerintah sudah mulai memperhatikan wilayah perbatasan Indonesia.
Lanjut Ferry, semua itu tercermin dengan adanya prioritas pembangunan di mulai dari wilayah 3T yakni tertinggal, terdepan dan terluar.
“Karena pembangunan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat di wilayah perbatasan,” tutur dia.
Disisi lain jelas Politisi Hanura itu, penting bagi Pemerintah untuk melakukan pemetaan potensi-potensi yang dapat dikembangkan di wilayah perbatasan guna menunjang perekonomian.
“Dengan demikian, dapat terjadi keselarasan antara pembangunan infrastruktur dengan pembangunan potensi daerah, yang berujung kepada kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan,” kata Ferry.
Lanjut dia, dengan segala upaya yang telah dilakukan Pemerintah, masyarakat di harapkan ikut berperan dan mendukung sehingga program Pemerintah tidak terhambat.
Tentunya semua itu dilakukan dengan cara yang konstruktif di dalam kehidupan bernegara di Indonesia. “Dengan pembangunan yang optimal, masyarakat merasa menjadi bagian penting dari Indonesia, sehingga rasa nasionalisme akan semakin menguat,” ucap Ferry.

