Ketua Dekranasda Belu Pantau Pantau Program CKG bagi Penenun di Puskesmas Haliwen
Laporan Yan Manek
Atambua,NTTOnlinenow.com-Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Belu, Lidwina Viviawaty Lay kunjungi Puskesmas Haliwen di Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (14/10/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Dekranasda Belu, Vivi Lay didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bathseba Elena Corputty, Kepala Puskesmas Haliwen, Staf Dekranasda melihat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para penenun yang digelar Puskesmas Haliwen.
Menurut Vivi Lay, kegiatan program CKG merupakan bentuk perhatian Dekranasda Belu terhadap kesehatan dan kesejahteraan para penenun.
Selain itu pembinaan dan pendampingan untuk mendukung pengembangan usaha kerajinan tenun di daerah tersebut.
Vivi Lay menyebutkan, program CKG dimanfaatkan untuk memperluas akses pelayanan kesehatan bagi para ibu penenun, sehingga mereka dapat menjaga kesehatan di tengah aktivitas produksi tenun.
“Kami berpikir bahwa selain pembinaan dan pendampingan, kami juga perlu memperhatikan kesejahteraan, salah satunya kesehatan. Karena itu, kami memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis dari pemerintah agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau ibu-ibu penenun,” ungkap dia.
Terkait itu, Vivi Lay menyampaikan terima kasih kepada pihak Puskesmas Haliwen dan para ibu penenun yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan program CKG.
Dia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut kurang lebih sekitar 30 penenun yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Vivi Lay berharap, kedepan pelayanan serupa dapat menjangkau lebih banyak penenun yang belum memperoleh akses pemeriksaan kesehatan. “Kami berharap ke depan semua puskesmas di kawasan sentra tenun dapat menjangkau ibu-ibu penenun, sehingga mereka yang belum mendapatkan pemeriksaan kesehatan bisa ikut terlayani,” pinta dia.
Lanjut Vivi Lay, terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan, pihak puskesmas telah menyampaikan adanya program pelayanan kesehatan yang dapat menjangkau warga secara langsung apabila ditemukan keluhan atau penyakit setelah pemeriksaan.
“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya membantu penenun mengetahui kondisi kesehatannya. Tetapi juga mempermudah mereka memperoleh penanganan lanjutan apabila diperlukan,” tutup dia.

