Menembus Pelosok Maurole, Listrik PLN Segera Menerangi 21 Rumah di Dusun Alubuu

Bagikan Artikel ini

Aewora, Ende, NTTOnlinenow.com — Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PT PLN (Persero) terus mewujudkan keadilan sosial dengan memperluas akses kelistrikan hingga ke pelosok pedesaan. Melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores, PLN berhasil menggelar tahap pengujian (commissioning test) untuk infrastruktur listrik baru di Dusun Alubuu, Desa Aewora, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende pada Rabu (07/10)

Pengujian ini mencakup Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,7 kilometer sirkuit (kms) serta 1 unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA. Infrastruktur tersebut disiapkan untuk menerangi dan mengaliri daya listrik bagi 21 calon pelanggan di Dusun Alubuu.

Kehadiran aliran listrik ini menjadi angin segar yang telah lama dinantikan masyarakat setempat. Akses kelistrikan yang andal diyakini dapat mengubah taraf hidup warga, mulai dari mendukung kegiatan belajar anak-anak di malam hari, mempermudah komunikasi, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi produktif warga desa.

Kepala Desa Aewora, Yulius Mangu, menyampaikan rasa haru dan apresiasinya atas kerja keras PLN mendatangkan listrik ke wilayahnya. Menurutnya, listrik adalah impian bersama yang kini berada di depan mata.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas pembangunan jaringan listrik di Dusun Alubuu. Ini adalah harapan yang sudah lama diidamkan warga. Kami berharap proses penyambungan selanjutnya berjalan lancar sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari,” ungkap Yulius.

Sementara itu, Manager PLN UP2K Flores, Reza Eka Putra, menjelaskan bahwa tahap commissioning test sangat krusial untuk menjamin keamanan dan keandalan jaringan sebelum dioperasikan secara penuh.

“Kami ingin memastikan seluruh jaringan dan peralatan yang dibangun telah memenuhi standar teknis serta keselamatan ketenagalistrikan. Pengujian di Dusun Alubuu ini adalah komitmen kami agar saat listrik menyala nanti, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan aman dan nyaman,” jelas Reza.

Mendukung penuh upaya pemerataan tersebut, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa perluasan akses listrik ke dusun terpencil merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“Bulan Oktober yang identik dengan Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat bagi kami untuk terus menyalakan harapan di seluruh pelosok negeri. Pembangunan jaringan di Dusun Alubuu membuktikan bahwa tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk PLN jangkau. Listrik adalah hak setiap warga, penggerak roda ekonomi, sekaligus jembatan menuju masa depan yang lebih cerah,” tegas Eko.

Melalui perluasan JTR sepanjang 1,7 kms dan gardu 50 kVA ini, PLN terus membuktikan komitmennya untuk menghadirkan terang hingga ke pelosok Nusa Tenggara Timur, demi mendorong kemajuan di sektor pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi lokal masyarakat.***