Gerak Jalan 45 Km HUT RI Warnai HUT Kemerdekaan RI di Belu
Laporan Yan Manek
Atambua,NTTOnlinenow.com-Semarak perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Belu perbatasan Indonesia-Timor Indonesia dimeriahkan dengan lomba gerak jalan 45 kilometer.
Sebanyak 34 tim atau peserta lomba gerak jalan kategori putra pelajar SMA/SMK dan umum yang menempuh jarak 45 kilometer dilepas dari depan Kantor Desa Bauho, Kecamatan Tasifeto Timur, Rabu (12/8/2026) sekira pukul 22.00 Wita.
Peserta lomba gerak jalan dilepas oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay bersama Wabup, Vicente Hornai Gonsalves didampingi Pj. Sekda Belu, Pimpinan Forkopimda, Dansatgas Yonarmed 12 Kostrad, Asisten II Sekda Belu, Pimpinan OPD Instansi Vertikal serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Willy Lay mengapresiasi seluruh peserta yang ambil bagian serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dia mengharapkan, kegiatan gerak jalan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga atau serimonial, tetapi juga mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Rai Belu.
“45 Kilometer bukan sekadar jarak, tetapi simbol semangat perjuangan dan kecintaan kita terhadap bangsa dan negara, mari kita gelorakan semangat kemerdekaan dari tapal batas NKRI,” pesan Willy Lay.
Dia juga mengutarakan bahwa, tahun depan direncanakan peserta Gerak Jalan 45 Km akan kita lepas dari garis start jam 4 atau 5 sore sehingga seluruh masyarakat dapat menonton.
“Saya ingin kemeriahan semarak kemerdekaan ini dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ketua Willy Lay.
Masih menurut dia, gerak jalan 45 kilometer ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang menghadirkan semangat perjuangan, kebersamaan, sportivitas dan nasionalisme warga RI Belu dalam menyambut HUT Republik Indonesia.
Dari titik start Kantor Desa Bauho, para peserta menempuh perjalanan panjang menuju garis finis dengan semangat pantang menyerah, membawa pesan bahwa semangat kemerdekaan harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi penerus.
Usia dilepas dari garis start Kantor Desa Bauho, para peserta gerak jalan didukung parade sound system bergerak mengikuti rute dan mengitari ruas jalan dalam Kota Atambua dan finish dini hari di lapangan umum.

