Uskup Atambua, Domi Saku Buka RAT ke-17 CUKS Atambua

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen
Atambua, NTTOnlinenow.com – Koperasi Credit Union Kasih Sejahtera (CUKS) Atambua menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-17 untuk Tahun Buku 2024 berlangsung di Aula Ballroom Hotel Setia Atambua, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Senin (3/3/2015).

Kegiatan berlangsung selama dua hari terhitung tanggal 3 hingga 4 Maret 2025 resmi dibuka oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr yang ditandai dengan pemukulan gong bersama.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, serta perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Belu, Malaka, TTU serta jajaran pengurus Koperasi CUKS.

Adapun peserta RAT sebanyak 350 Anggota dengan perwakilan 25-32 orang dari 14 Kantor Cabang (KC) dan Kantor Cabang Pembantu (KCP) yang ada di Kabupaten Belu, Malaka dan Timor Tengah Utara.

Uskup Domi Saku dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap perjalanan 17 tahun Koperasi CUKS, yang telah berperan dalam meningkatkan literasi keuangan dan memberikan pelatihan tata kelola ekonomi bagi anggotanya.

“Provisiat atas perjalanan 17 tahun Koperasi CUKS. Terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan, khususnya dalam edukasi keuangan, pelatihan pengelolaan ekonomi berbasis komunitas hingga tingkat keluarga,” ujar dia.

Uskup Domi Saku juga menyoroti pencapaian Koperasi CUKS yang telah memperoleh peringkat perunggu di tingkat Asia dalam kategori tata kelola koperasi yang baik.

“Meskipun belum mencapai peringkat silver, ini adalah pencapaian luar biasa yang harus terus ditingkatkan. Koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dari komunitas hingga keluarga,” tegas dia.

Selain menyoroti aspek pemberdayaan ekonomi, Uskup Domi Saku juga menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang transparan dan profesional.

“Koperasi harus tetap berjalan sesuai regulasi agar dapat memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” pesan dia.

Terkait itu, Uskup Domi Saku menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah yang terus membimbing koperasi melalui dinas terkait dalam pengawasan dan pembinaan.

“Terima kasih juga kepada para pengurus dan auditor independen yang memastikan tata kelola keuangan tetap berada dalam jalur yang benar,” kata dia.

Ditambahkan, CUKS Atambua kembali berhasil mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam audit keuangan tahun ini. Hal ini menegaskan bahwa koperasi CUKS memiliki sistem pengelolaan yang baik dan terpercaya.

Lebih lanjut Uskup Domi Saku juga menyoroti tantangan ekonomi masyarakat, terutama terkait dengan mentalitas ketergantungan pada bantuan eksternal.

“Tantangan ke depan cukup besar, termasuk mentalitas sebagian masyarakat yang masih bergantung pada bantuan luar. Oleh karena itu, kita perlu menanamkan semangat kemandirian dan perjuangan agar koperasi benar-benar menjadi alat pemberdayaan ekonomi bagi anggotanya,” timpal dia.

Masih menurut Uskup Domi Saku, sebagai koperasi yang terus berkembang, CUKS Atambua diharapkan dapat memperkuat modal, meningkatkan kesejahteraan anggota, dan memperluas dampak positifnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“RAT ke-17 Koperasi CUKS Atambua menjadi momentum penting dalam evaluasi dan perencanaan strategi koperasi ke depan. Dengan komitmen terhadap transparansi, profesionalisme dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, koperasi ini semakin membuktikan perannya sebagai pilar kesejahteraan ekonomi masyarakat di Atambua dan sekitarnya,” kata dia.