Keren Polri Bersih-Bersih, ini Kata Presiden LIRA Andi Syafrani
Laporan Frans Watu
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Inspektorat Khusus (Itsus) yang dipimpin Komjen Agung Budi Maryoto mulai memproses 25 anggota Polri dalam mengungkap kasus polisi bunuh polisi. Keren, satu langkah tegas yang dinantikan masyarakat.
Keseriusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapat apresiasi dari Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dalam menangani kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
LIRA, peraih rekor MURI sebagai LSM terbesar dan terbanyak cabangnya di Indonesia, mendukung penuh sikap tegas Kapolri bersih-bersih di tubuh institusinya.
“LIRA acungi jempol pada Kapolri yang mengedepankan profesionalitas dalam penanganan kasus Brigadir J ini. Kami yakin ini baru permulaan. Masih banyak episode lain yang akan terungkap, terang benderang. 100% kita dukung langkah Kapolri,” kata Presiden DPP LIRA, Andi Syafrani, pada nttonlinenow.com di bilangan Jakarta Selatan, Jum’at (5/8).
Menurut Andi, tidak mudah menyelesaikan persoalan yang akar masalahnya diduga dari dalam rumah sendiri. Hanya mereka yang punya keteladanan yang bisa membuka semuanya.
“Kapolri dengan jiwa besarnya mengumumkan ke publik bahwa ada 25 personel polisi yang bermasalah. Mereka sudah diperiksa, dimutasi, dan bahkan terancam dipidana karena menghambat proses pengungkapan kasus ini. Siapa yang main-main akan disikat Kapolri,” terangnya.
Dengan sikap Kapolri yang tegas dan transparan, tambah Andi, akan semakin menambah kepercayaan publik kepada Kepolisian.
“Berdasarkan hasil survei LSI bulan Juli 2022, kepolisian menjadi lembaga penegak hukum di Indonesia dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi. Itu artinya publik masih percaya Kapolri akan terus menjaga marwah lembaganya, menempatkan hukum sebagai panglima,” tutup mantan pengacara Jokowi-KH.Ma’ruf Amin yang juga Dosen Hukum UIN Jakarta ini.

