Melihat Performa Penerima Manfaat, BAKTI NUSA Gelar Evaluasi Program di 10 Wilayah
Kupang, NTTOnlinenow.com – Guna melihat pencapaian dan perkembangan penerima manfaat angkatan 11, BAKTI NUSA menggelar evaluasi program semester 1 di bulan Juli 2022 secara serentak, di 10 Wilayah 12 perguruan tinggi negeri yang tersebar di Indonesia.
Evaluasi semester 1 yang dihadiri oleh seluruh penerima manfaat BAKTI NUSA angkatan 11 dan manajer wilayah masing-masing ini merupakan proses pemaparan hasil self assessment penerima manfaat, hasil evaluasi publik kepada para penerima manfaat, melihat perkembangan leadership project di lapangan, dan menggali kebutuhan penerima manfaat di semester berikutnya. Dalam sesi pemaparan dan diskusi peserta diajak secara terbuka untuk mengevaluasi bersama capaian-capaian di semester 1, dan kendala yang dihadapi selama proses pembinaan yang telah diikuti. Para penerima manfaat menyampaikan bahwa capaian yang telah disampaikan mencerminkan kondisi sebenarnya, dan berkomitmen untuk lebih baik lagi di periode pembinaan berikutnya.
Bayu Candra, pengelola pusat BAKTI NUSA menyampaikan bahwa sejatinya proses evaluasi semester 1 saat ini bagian dari proses perenungan bersama. Agar kita sama-sama dengan rendah hati melihat performa yang sudah kita lakukan, dan meningkatkan bagian-bagian yang belum optimal dari potensi diri. Tak perlu berkecil hati, ataupun senang berlebihan dengan seluruh pencapaian saat ini, karena sejatinya hal tersebut merupakan takdir terbaik dari Allah Swt. Mari kita iktiarkan lebih optimal di periode berikutnya, tegasnya.
Kemudian, Abdul Khalim, Kepala Divisi Operasional LPI DD menyampaikan pada sesi opening speech agar penerima manfaat semakin kreatif menghadirkan solusi bersama masyarakat. Lebih lanjut, khalim memotivasi tentang bagaimana mental seorang pengusaha, berbagai tantangan menjadi aktivis, dan amanah dalam mengelola dana zoswaf.
Senada dengan Khalim, Herman Budianto, GM Pendidikan dan Budaya Dompet Dhuafa mengatakan bahwa penerima manfaat BAKTI NUSA harus punya semngata maju, karena DD pun lahir terinspirasi oleh semangat anak muda corps dakwah pedesaan di gunung kidul. Oleh karena itu, penerima manfaat tak boleh berhenti berkarya dan jalin terus silaturahmi dengan berbagai pihak agar kolaborasi bisa tercipta.
Di sesi visit leadership project, dilakukan roadshow ke berbagai lokasi pemberdayaan para penerima manfaat BAKTI NUSA. Kiprah di masyarakat ditanyakan langsung kebermanfaatannya di lokasi . Evaluasi semester 1 program diharapkan menjadi pendorong semangat perubahan lebih baik untuk penerima manfaat dan pengelolaan program di masa mendatang. Mari bergandeng tangan hadirkan model pembinaan yang berkualitas untuk para aktivis mahasiswa!. (BC)

