Kodim 1605/Belu Praktek Pembuatan Fermentasi Pakan Ternak

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/Belu melakukan praktek pembuatan fermentasi pakan ternak bertempat di Koramil 1605-01/Kota, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Selasa (29/9/2020).

Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Wiji Untoro mengatakan, praktek pembuatan fermentasi pakan ternak dari daun dan rumput kering. Ada 2 poin penting kenapa harus melaksanakan pembuatan pakan ternak.

Pertama untuk mencukupi kebutuhan pakan ternak Ketika di saat musim kemarau dan kedua untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan karena ketika di musim kemarau banyak daun dan rumput kering yang berada di kebun ataupun lahan yang di mana hal tersebut apabila ketika di buang puntung rokok akan dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Oleh karena itu kita manfaatkan daun dan rumput kering ini untuk hal-hal yang berguna yaitu membuat pakan ternak,” ujar Wiji.

Dijelaskan, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat fermentasi pembuatan pakan ternak yakni, daun kering dan rumput kering sesuai kebutuhan, dedak Padi sesuai kebutuhan, gula 1/4 kilo atau sesuai kebutuhan, garam sesuai kebutuhan, cairan E M 4 dan air 5 liter atau sesuai kebutuhan.

Pembuatan Pakan Ternak Fermentasi

Proses berikutnya, rumput dan daun kering dicampur jadi satu di atas media terpal yang telah disiapkan, kemudian ditaburkan garam, setelah itu dicampur jadi satu. Taburkan dedak secukupnya, diaduk sampai rata. setelah itu Aplikasikan larutan E.M 4 bersma gula pada air sebayak 5 liter.



Kemudian air telah dicampur larutan E M 4 dan gula tersebut disiram di atas tumpukan daun kering dan jerami yang telah dicampuri garam dan dedak. Setelah tercampur jadi satu, daun kering dan rumput kering dimasukan kedalam wadah drum yang telah disiapkan,setelah iru tutup rapat rapat wadah drum tersebut menggunakan air lakban.

“Waktu yang dibutuhkan untuk hasilkan fermentase pakan ternak selama 7 hari,” terang Wiji.

Dengan adanya praktek ini jkepada Anggota Kodim dan masyarakat bisa mengaplikasikan atau mengpraktekannya didalam kehidupan sehari-hari, mengingat ketika di musim kemarau kebutuhan stok pakan ternak terbatas. Sehingga bagi kodim ataupin masyarakat yang memiliki hewan ternak dapat memanfaatkan rumput kering atau daun di kebun.

Kepada anggota Kodim dan masyarakat yang memiliki lahan perkebunan ketika selesai masa panen agar sisa dari batang tanaman seperti batamg jagung, padi, sorgum, maupun tanaman lainnya agar jangan di buang tapi disimpan untuk dijadikan sebagai bahan fermentase pakan ternak saat musim kemarau.

Kegiatan fermentasi yang dikemas melalui kegiatan Bhakti Sosial Pemberdayaan Masyarakat TW II Kodim 1605/Belu dihadiri juga Tim dari Pusterad. Selain itu Kasdim 1605/Belu, Danramil 01/Kota, para Perwira Kodim, Pengurus Persit serta warga Fatukbot.