Anggota Brimob Sterilisasi Gereja di Belu dan Malaka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Jelang misa Paskah 2019, Anggota Brimob Batalyon A Kompi 2 Pelopor Belu bersenjata melaksanakan sterilisasi di Gereja-Gereja yang berada di Kabupaten Belu dan Malaka.

Pantauan NTTOnlinenow.com, Kamis (18/4/2019) sore, pukul 16.00 Wita sterilisasi Gereja pengamanan perayaan Paskah di Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste dipimpin langsung Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing didampingi Danki Brimob Iptu Vonny Varizky.

Dalam kegiatan itu, beberapa Anggota selain dilengkapi senjata lengkap menggunakan alat metal detektor memeriksa setiap sudut ruangan dalam gedung Paroki Katedral, altar atau mimbar utama hingga kotak derma di deretan bangku tempat duduk umat.

Kapolres Tobing didampingi Danki Vonny usai kegiatan kepada awak media menuturkan, kegiatan sterilisasi di Gereja-Gereja yang berada di wilayah Belu dan Malaka dalam rangka persiapan perayaan Paskah yang mulai dilakukan hari ini hingga hari Minggu mendatang.

“Kita lakukan pemeriksaan dimana terdapat sejumlah Gereja-Gereja besar baik itu Gereja Katolik maupun Protestan yang ada di Belu dan Malaka,” sebut dia.

Jelas Tobing, kegiatan sterilisasi yang dilakukan hari ini dalam rangka perayaan Paskah. Selain itu juga sterilisasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga umat Kristiani baik di Belu maupun Malaka dapat melaksanakan misa dengan tenang dan aman.

“Kami ingin mengecek dan menjaga serta memastikan tempat ibadah umat Kristiani untuk perayaan Paskah dapat digunakan dengan aman. Serta tidak menemukan hal-hal yang nantinya dapat menyebabkan keresahan di masyarakat,” kata dia.

Lebih lanjut Kapolres Tobing menyampaikan bahwa, kegiatan sterlisasi ini juga diperuntukkan guna mengantisipasi aksi teror yang dilakukan kepada umat Kristiani yang akan melaksanakan perayaan Paskah selama beberapa hari kedepan.

Lanjut dia, untuk kondisi di perbatasan Belu-Malaka sejauh situasi keamanan dalam perayaan Paskah di Kabupaten Belu dan Malaka masih dalam keadaan kondusif. Tobing berharap Umat Kristiani di dua wilayah dapat merayakan ibadah Paskah dengan aman, damai dan sejuk.

“Aparat keamanan dari Kepolisian menjamin keamanan dari seluruh masyarakat di Kabupaten Belu dan Malaka dalam mengikuti kegiatan Ibadah hari raya Paskah 2019,” pinta Tobing.