Wali Kota Sanggupi Permintaan Gubernur Menata Kota Kupang
Laporan Jean Alfredo Neno
Terkait rencana Gubernur NTT, Viktor Laiskodat yang ingin menata Kota Kupang lebih baik dengan melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota Kupang, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengaku menyanggupi permintaan tersebut. Apalagi pemerintah Kota juga sangat membutuhkan intervensi pemerintah provinsi.
“Kami sudah bertemu dengan gubernur. Kami menyanggupi beberapa programnya, salah satunya adalah menata kota ini menjadi lebih baik,” kata Jefri Riwu Kore.
Jefri mengatakan, permintaan Gubernur Laiskodat paling pertama adalah membersihkan sampah.
“Tapi beliau minta tidak hanya pembersihan sampah. Ada juga gerakan anti plastik,” jelasnya.
Program yang lain, tambah Jefri, adalah mengelola lahan kering untuk kesejahteraan rakyat.
“Dan itu telah kami respon. Kami telah anggarkan itu dalam KUA-PPAS. Tapi nanti Gubernur juga membantu pemerintah kota untuk membuat trotoar dari arah bandara,” harapnya.
Mengenai denda bagi pembuang sampah sebesar Rp.50.000 Jefri mengatakan pihaknya akan berdiskusi terlebih dahulu.
“Kita mesti diskusi dan sosialisasi hal ini. Selain itu kita pun perlu menyiapkan tong sampah. Jangan sampai kita punya program menata kota, tapi tidak siapkan tempat sampah,” jelasnya.

