Microsoft dan YCAB Persiapkan Generasi Muda Kota Kupang Hadapi Era Digital

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) dan Microsoft memperkenalkan program Digital Skills dan Generasi Bisa! kepada generasi muda Indonesia. Hal ini dilakukan untuk melengkapi mereka agar sukses mengikuti perkembangan teknologi den mempersiapkan mereka sebagai tenaga kerja digital masa depan.

Head of Development & Communicator YCAB Foundation, Firza Imam Putra sampaikan ini pada peluncuran program Microsoft YouthSpark Digital Skills di Kupang, Rabu (24/1/2018).

Menurut Firza, meskipun ada kekuatiran bahwa era digital berkontribusi terhadap kemerosotan kesempatan kerja, terutama di sektor padat karya, namun kemajuan teknologi informasi telah membuka peluang baru, terutama bagi keunggulan kompetitif sumber daya manusianya.

“Dengan diperkenalkannya Digital Skills dan Generasi Bisa!, generasi muda diharapkan tidak sekedar menjadi pengguna, namun juga menjadi pelopor teknologi,” ungkapnya.

Dia mengatakan, pemerataan akses terhadap teknologi dibutuhkan di semua wilayah Indonesia dengan melibatkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi swasta dan non- profit. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki adalah ilmu komputer dan cara berpikir struktural agar dapat bersaing secara global.

“Karena itu, keterampilan digital mulai dari literasi komputer mendasar hingga pendidikan sains komputer, akan mempersiapkan generasi muda di masa depan dan membuka pintu peluang ekonomi yang lebih besar,” katanya.

Firza menjelaskan, program Microsoft Digital Skills saat ini hadir di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Jambi, Jakarta dan Yogyakarta. Generasi Bisa! juga diperkenalkan sebagai platform ketenagakerjaan yang menghubungkan para lulusan SMA/ SMK dengan perusahaan pencari tenaga kerja.

“Selain itu, para peserta Microsoft Digital Skills juga akan mempelajari konsep cara berpikir struktural dan ilmu komputer dasar selama sesi Hour of Code (HoC),” jelas Firza.

Dia mengemukakan, Generasi Bisa! adalah sebuah platform yang didukung oleh Microsoft, dikembangkan oleh YCAB Foundation, dan merupakan bagian dari M-Powered, sebuah inisiatif regional Microsoft di Asia. M-Powered dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan kerja dan menjembatani kesenjangan kesempatan, serta telah mendapat dukungan dari Kementerian Tenaga Kerja Indonesia.

Generasi Bisa! memiliki barbagai fitur, mulai dari kursus, program monitoring, lowongan pekerjaan, hingga artikel karir.

Dia menyatakan, tingkat kelulusan siswa/i SMK dan SMA di Kupang yang hampir mencapai 100%, menjadi salah satu faktor pendorong kami dan Microsoft untuk memperkenalkan Generasi Bisa! kepada mereka yang ingin mencari pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Hari ini, telah hadir bersama kami para siswa/i dari Rumah Belajar YCAB di Kupang yang akan mengikuti sesi HoC, yang akan mengajarkan bagaimana ilmu komputer dapat memupuk kreativitas, pemikiran kritis, serta pemecahan permasalahan, yang akan melengkapi para kaum muda dengan keterampilan yang paling dicari oleh pengusaha,” tandasnya.

Directory of Marketing and Operations, Microsoft Indonesia, Linda Dwiyanti mengatakan, kegiatan ini dihadiri oleh para guru SMA dan SMK serta siswa/i Rumah Belajar YCAB. Kegiatan ini melibatkan sekitar 12 sekolah di wilayah Kupang.

“Kami bangga dapat bekerjasama dengan pemerintah Kota Kupang dan YCAB Foundation untuk menciptakan masa depan lebih baik untuk masyarakat. Program ini diharapkan mampu menyiapkan masa depan generasi muda di Kupang yang kompetitif,” ujar Linda.