Walikota Kupang Akan Berusaha Sejahterakan Rakyat Kota Kupang
Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Demi mensejahterakan masyarakat Kota Kupang selama masa kepemimpinannya lima tahun kedepan, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore mengaku tidak akan berpangku tangan saja, namun akan mengajak semua unsur pemerintahan untuk terus berupaya untuk bekerja dengan baik dalam rangkan meningkatkan kesejahteraan warga kota Kupang
Hal ini dikatakan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore pada acara penutupan sidang III tahun 2017 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kupang, Rabu (20/12/2017).
Menurutnya, secara kuantitatif PAD dari tahun ketahun meningkat, APBD juga makin bertambah, namun demikian permasalah pembangunan barupa tuntutan masyarakat juga mengalami pergerakan yang lebih cepat yang menyebabkan upaya meminimalisir jarak antara kemampuan pembiayaan dan pencepatan mengatasi problem pembangunan di daerah belum maksimal.
Oleh karena itu, katanya dalam mencapai kesejahteraan warga Kota yang lebih baik dengan melakukan terobosan-terobosan yang konstruktif pada masa yang akan datang dengan tetap memerlukan dukungan dan kerja sama dari dewan yang terhormat dan seluruh elemen masyarakat daerah ini guna percepat terwujudnya kesejahteraan bersama.
Baca juga : Walikota Lantik Delapan Pejabat Administrator Dilingkup Pemkot Kupang
“Dengan suksesnya penyelenggaraan sidang III tahun 2017 DPRD Kota Kupang ini saya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan yang terhormat, atas kerja sama yang baik selama persidangan berlangsung,” katanya.
Ia menambahkan, banyak hal yang terungkap berupa usulan, saran dan kritikan, namun, semuanya menjadi masukan berharga bagi pemerintah untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja pada masa yang akan datang, karena untuk membangun Kota Kupang dibutuhkan keseragaman dalam derap langka, semangat dan komitmen yang kuat untuk menghasilakn karya-karya cemerlang bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang.
”Dalam persidangan ini kita telah berupaya secara maksimal untuk melakukan alokasi dan distribusi anggaran sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat. Tetapi tidak dapat disangkal pula bahwa masih terdapat banyak harapan yang belum dapat kita penuhi, karena terbatasnya anggaran yang kita miliki,” tutupnya

