Walikota Kupang Tegaskan, Rangkaian Sidak Bukan Cari Keselahan

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Walikota Kupang Jefri Riwu Kore mengaku, rangkaian kunjungan mendadak kesejumlah Dinas, Puskesmas, dan Kantor Kelurahan dalam beberapa pekan terakhir, bukan dalam rangka mencari kesalahan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau secara langsung proses pelayanan dari pemerintah kepada masyarakat, serta melihat sarana parasaran pendukung pelayanan.

“Kunjungan kami tidak dalam rangka mencari kesalahan. Kami hanya memantau proses pelayanan secara keseluruhan,” kata Walikota kepada wartawan usai melakukan pemantauan di dinas Perhubungan Kota Kupang, bersama Wakil Walikota, Hermanus Man, Selasa (3/10/2017).

Walikota mengaku, kunjungan mendadak atau lazim disebut sidak, bukan untuk mencari kesalahan aparatur pemerintah, tapi lebih pada memantau proses pelayanan serta memperhatikan sarana prasarana pendukung apakah sudah memadai atau tidak. Jika dalam pemantauan tersebut, ditemukan adanya faktor yang menjadi penghambat proses pelayanan, maka perlu dipikirkan jalan keluarnya, sehingga pelayanann kemasyarakatan dapat berjalan dengan lancar.

Baca juga : Fraksi Demokrat Minta Pemprov NTT Tunda Bangun Monumen Pancasila

Walikota mengaku, dari hasil pemantauan banyak ditemukan sarana yang tidak memadai. Seperti peralatan kursi meja, komputer, dan sejumlah sarana pendukung terutama pada puskesmas, Pustu yang masih sangat kurang, sehingga dari hasil pemantauan akan dicarikan jalan keluar untuk membenahi segala kekurangan.

“Kalau kita tidak memantau langsung bagaimana kita mau membenahi pelayanan di Kota Kupang. Memang kalau memakai kata sidak terkesan agak seram karena banyak orang mengira bahwa ini bagian dari proses balas dendam politik dari proses pilkada langsung. Tapi saya mau tegaskan bahwa saya ini pemimpin untuk seluruh warga Kota Kupang, dan bukan untuk golongan-golongan tertentu, atau tim sukses. Saya Walikota untuk semua warga Kota Kupang dan tidak balas dendam maupun balas budi,” tegas Jefri.