TPDI Sesalkan Pernyataan Prabowo Terkait Bantuan Pemerintah RI Terhadap Korban Rohingnya
Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com-Pernyataan Prabowo Subiyanto, terkait pengiriman bantuan pemerintah Indonesia untuk para korban Rohingnya sebagai “pencitraan” sangat disayangkan. Apalagi pernyataan itu keluar dari mulut seorang Ketua Umum Partai, mantan Jenderal TNI, mantan Calon Wakil Presiden RI dan mantan Calon Presiden RI, kata Koordinator TPDI dan Advokat Peradi, Petrus Salestinus melalui press release yang diterima NTTOnlinenow.com, Senin (18/9/2017).
“Ini potret tokoh yang sudah luntur pemahamannya terhadap nilai-nilai hakiki yang terkandung didalam Pembukaan UUD 1945. Termasuk kategori tokoh yang mengalami krisis ideologi, karena konstitusi telah mengamanatkan kepada kita semua melalui negara untuk memikul tanggung jawab internasionalnya, yaitu ikut menjaga ketertiban dunia, sebagai wujud nyata komitmen negara atas prinsip kemerdekaan, sebagaimana yang telah diamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dimana semua warga negara wajib tahu dan secara konsisten harus menjalankannya, bahwa kemerdakaan itu adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Ini adalah konten tentang komitmen internasional dari sebuah negara yang merdeka dan berdaulat, sesuai dengan cita-cita luhur bangsa yang diatur di dalam Pembukaan UUD 1945. Sebuah komitmen ideologis dimana Indonesia yang sudah merdeka akan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” lanjutnya.
Baca juga : Permintaan Riziq Sihab Untuk Tidak Ditangkap Saat Pulang, Dinilai Lecehkan Institusi Polri
Prinsip konstiusional inilah yang oleh Presiden Jokowi secara konsisten menjalankannya guna mewujudkan komitmen insternasional dalam konteks ikut meringankan beban hidup masyarakat pengungsi Rohingnya, sebagai misi kemanusiaan, keadilan, kemerdekaan dan perdamaian.
Dengan demikian pandangan Prabowo Subianto terhadap bantuan yang diberikan oleh Pemerintahan Jokowi sebagai pencitraan, patut dipertanyakan. Apakah pemahaman Jenderal Purn. TNI. Prabowo Subiyanto terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalam Pembukaan UUD 1945 sudah luntur? Tanyanya.
Ini adalah citra bangsa Indonesia yang berkonstitusi, yang diwujudkan oleh Pemerintahan Jokowi secara konsisten.
Presiden Jokowi telah memperkuat jati diri dan citra bangsa Indonesia sebagai bangsa yang beradab, berbudaya gotong royong dan tolong menolong. Citra sebagai negara yang tetap menunjukan tanggung jawab terhadap dunia untuk tetap ikut melaksanakan keteriban dunia, termasuk melalui bantuan kemanusiaan sesuai dengan ideologi negara kita yaitu Pancasila, tutupnya.

