J-Hope akan Gelar Open Turnamen Futsal Antar Pemuda Lintas Agama

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Mempererat tali silaturahmi antar pemuda lintas agama di Kota Kupang, sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan, Pemuda Majelis Jemaat GMIT Horeb, Perumnas (J-Hope) Kelurahan Nefonaek menggelar open turnamen Futsal yang akan dimulai 14-20 November di Gedung Olahraga (GOR) Oepoi Kota Kupang.

Demikian dikatakan Ketua Panitian Open Futsal Turnamen J-Hope, Libby Ratuarat Sinlaeloe, kepada wartawan di Sekertariat Panitia J-Hope, Jalan Ranamese, Kelurahan Nefonaek, Minggu (6/11/2016).

Menurutnya, turnamen sengaja dikhususkan bagi pemuda, terutama pemuda lintas agama, karena fenomena politik yang terjadi saat ini banyak kalangan yang memanfaatkan perbedaan suku dan agama demi kepentingan politik yang bisa merusak tatanan kehidupan beragama di Kota Kupang yang sudah sangat baik.

“Kenapa kami memilih pemuda, karena pemuda merupakan agen perubahan baik itu dalam komunitas masyarakat dan agama sehingga momentum hari sumpah pemuda dan hari pahlawan, bisa menjadi bahan refleksi bagi para pemuda untuk menjaga kesatuan bangsa, dan kerukunan umat beragama di Kota Kupang,” ujarnya.

Baca: Tiga Legislatif Asal Golkar Berbagi Kasih di Dua Kelurahan

Selain itu lanjut Libby, tujuan dari turnamen ini juga dalam rangka mencari bibit-bibit muda potensial yang bisa dikembangkan bakatnya, agar bisa lebih berprestasi dikemudian hari, baik itu untuk tingkat lokal, maupun nasional.

Sementara itu, Koordinator Pertandingan, Randy Billy pada kesempatan itu mengatakan, panitian telah membuka pendaftaran sejak awal November lalu, dan penerimaan pendaftaran akan ditutup pada 10 November.

Ia mengaku bahwa panitia hanya menerima 32 tim peserta yang medaftar dan hingga hari ini, Minggu (6/11/2016) sudah ada 18 tim yang mendaftar dan 8 tim yang sudah memesan ke panitia untuk mendaftar. 18 tim yang sudah mendaftar terdiri Remaja Mesjid (Remas) sebanyak 7 tim, pemuda GMIT sebanyak 8 tim dan dari Pemuda/Pemudi Katolik (Mudika) sebanyak 3 tim. Sedangkan tim dari Pemuda Persatuan Hindu Dharma Indonesian (PHDI) maupun pemuda dari Umat Budha belum ada yang mendaftar. Meskipun begitu, panitian masih berharap agar pemuda dari PHDI dan Budha diharapkan bisa berpartisipasi dalam J-Hope open Futsal turnamen.

Baca: PLN NTT Gelar Gebyar HLN ke-71 melalui Jalan Sehat

Pada kesempatan itu, selaku koordinator pertandingan, Randy berharap agar selama turnamen berlangsung, setiap Tim harus juga didampingi oleh Tokoh Agama dari masing-masing peserta, seperti Pendeta, Pastor, Imam Mesjid, Tokoh Agama Hindu dan Budha.

Tujuan dari kehadiran para tokoh agama mendampingi tim adalah, agar para tokoh agama bisa juga saling bersilaturahmi dalam turnamen ini, sehingga ada komunikasi-komunikasi yang baik antar para tokoh agama, dalam rangkan menjaga kerukunan umat beragama di Kota Kupang.