Universitas Khairun Ternate Berusia Setengah Abad Lebih

Bagikan Artikel ini

Citizen Jurnalis
Ternate, NTTOnlinenow.com – Sivitas Akademika Universitas Khairun Ternate pada 15 Agustus 2016, baru saja memperingati dies natalis setengah abad lebih atau 52 tahun kehadiranya dengan menggelar upacara bendera kampus II Gambesi.

Bertindak inspektur upacara, Rektor Unkhair, Prof. Dr. Husen Alting, SH, MH. Peringatan dies kali ini dirangkaikan  penyerahan Satya Lencana Karya Satya 10, 20 dan 30 tahun dari Presiden RI kepada para dosen dan karyawan   Satya Lencana  30 di berikan kepada Dr H. Rivai Umar, M.Si yang pernah menjabat sebagai Rektor periode tahun 1998 – 2009.

Peneriman satya lencana 20 tahun di berikan kepada Lita Asyriati Latief ST, M.TM dosen fakultas teknik dan satya lencana 10 tahun di serahkan kepada sekitar 30 orang dosen dan karyawan dalam lingkungan Unkhair.

Pada upacara itu di bacakan sejarah berdirinya Unkhair dilatari tiga hal yakni; memberi kesempatan kepada para lulusan SMA yang mempunyai kualifikasi akademik yang baik dan mau melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Mempersiapkan tenaga sarjana muda dan sarjana yang mampu mengelola pendidikan, pemerintahan dan pembangunan di Maluku utara serta  salah satu institusi pelengkap bagi perjuangan pembentukan provinsi Maluku Utara.

Rektor Husen Alting dalam sambutannya menekanka momentum 52 tahun patut di syukuri. Hal ini penting, karena tahun ini merupakan tahun pertama penerimaan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unkhair.

Rektor mengharapkan kepercayaan diberikan pemerintah harus kelolah dan di laksanakan dengan baik untuk menghasilkan dokter kompoten dan professional. Dia berharap  sivitas akademika agar terus dan selalu memberikan pelayanan yang baik.

Hal ini penting dan harus menjadi perhatian semua, karena saat ini Unkhair tidak hanya diminati oleh putra putri daerah Maluku Utara, akan  tetapi  sudah menjadi PTN tujuan bagi lulusan SLTA dari berbagai provinsi di Indonesia
Laporan: Rusman Rasyid S.Pd, M.Pd, Dosen Unkhair Mahasiswa S3 Pendidikan Ligkungan Hidup, PPs-UNM