Dandim Mengajak Komponen Bangsa Jaga Kebersamaan di Tapal Batas Belu-Timor Leste

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen
Atambua, NTTOnlinenow.com – Guna menjaga, meningkatkan hubungan serta memelihara sinergitas lintas instansi dan pengusaha Kodim 1605/Belu menggelar coffe morning bersama komponen bangsa di tapal batas Belu dengan Negara Timor Leste di aula Darma Andhika, Jumat (8/9/2017).

Kegiatan coffee morning dengan thema “melalui komsos dengan aparat Pemerintah, kita pelihara sinergitas guna membangun masyarakat Indonesia yang berkarakter dengan berlandaskan wawasan kebangsaan dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa”.

Dandim 1605/Belu, Letkol Czi Nurdihin Adi Nugroho dalam sambutan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergitas seluruh instansi dengan TNI-POLRI di tapal batas Belu-Timor Leste.

“TNI dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Lewat coffee morning ini kita tingkatkan keakraban lintas sektor instansi guna dukung program Pemerintah di Rai Belu,” ujar dia.

Dikatakan, Kodim Belu sebagai Satkowil teritorial khususnya wilayah Belu dan Malaka yang dimana dalam pelaksanaan tugas kewilayahan selalu berpedoman pada tugas tanggung jawab pelaksanaannya, diantaranya membangun komunikasi sosial bersama masyarakat dalam upaya membangun sinergitas yang baik, demi tercapainya keberhasilan pembangunan wilayah dan kesejateraan masyarakat di dua wilayah.

Melalui komunikasi sosial tersebut bertujuan membangun wadah komunikasi dan sharing informasi serta membahas berbagai program kerja oleh setiap instansi lingkup Pemkab Belu. “Mari kita semua tetap menjaga kebersamaan seluruh instansi dengan Pemerintah daerah dan jaga selalu hubungan baik yang terjalin selama ini,” pinta Nurdihin.

Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan menuturkan, kegiatan ini komitmen bersama lanjutan dari coffee morning di Polres Belu bulan lalu. Kegiatan ini sangat positif untuk kita semua, dan melalui kegiatan ini kita semakin akrab, saling sering informasi untuk mendukung program Pemerintah membangun daerah di tapal batas.

“Tujuannya kita lebih terbuka, saling tukar informasi. Harapan kita masalah yang kecil jangan dibawa ke masalah yang besar, dan kamtibmas di Belu ini lebih baik lagi dan menjadi lebih kondusif,” ucap Yandri.

Baca juga : Kapolres : Polwan Harus Profesional, Jangan Takut Hitam dan Lecet

Kajari Belu, Rivo Medellu menyampaikan, ada sebuah Lembaga yang mempunyai seragam mirip Kejaksaan dan di Maluku Utara kerja sama dengan Kepolisian sudah ditangkap mengaku dari Kejagung. Untuk di Belu kami belum tahu, tapi di Malaka lembaga itu sudah ada.

“Kalau misalnya ada yang ngaku dari Jaksa saat turun ke proyek, tolong infokan kepada kami atau laporkan ke Kepolisian. Karena biasanya kalau dari Kejagung turun pasti saya dapat informasi,” kata dia.

Ketua PN Atambua, Muhammad menuturkan, berdasarkan visi dan misi dari MA bahwa di pengadilan sementara digalakan akreditas dan pengadilan Atambua lagi berbenah menuju proses akreditas dan akan dilaksanakann launching birokrasi bebas pelayanan sehingga terciptanya badan pengadilan yang agung.

“Pengadilan juga ada aplikasi walaupun belum ada di play store namun dapat di akses di kantor Pengadilan sehingga dari aplikasi itu publik dapat mengetahui perkara-perkara mana yang prosesnya sampai dimana,” sebut dia.

Sementara Pemkab Belu melalui Dinas Kesbangpol menyampaikan mendukung pelaksanaan program TMMD dan anggaran sedang dalam pembahasan tanggal 20 tinggal di ketuk palu, juga mendukung dalam kegiatan pemutaran film dan sosialisasi.

Kepala Karantina Atambua, Samuel mengatakan, dampak dari kegiatan coffe morning sangat positif. Tapi alangkah baiknya, kegiatan ini harus dihadiri juga oleh seluruh OPD Pemda Belu. “Kita ingin agar seluruh instansi Pemda maupun vertikal sinergi dalam membangun daerah perbatasan Belu,” ucap dia.

Kesempatan itu, Nurdihin memaparkan tentang program TMMD ke 100 tahun 2017 yang akan dilaksanakan di Desa Fatulotu Kecamatan Lasiolat. Merupakan program kerja satuan Kodim 1605/Belu sebagai pelaksana kegiatan, sasaran TMMD berupa fisik (jalan, bedah rumah, perpustakaan) dan non fisik dan diharapakan pada sasaran non fisik agar masing-masing instansi manfaatkan menyampaikan tentang programnya.

Hadir dalam kegiatan itu, para Pengusaha Belu, Danyon Raidersus 744/SYB, Wadansatgas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 712/WT, para Koramil, perwakilan Imigrasi Atambua, Kepala LPP RRI Atambua, perwakilan BUMN/BUMD, Pejabat Kecamatan dan Kepala Desa perbatasan serta undangan lainnya.