Kades di Belu Diingatkan Fokus Penggunaan Dana Desa
Laporan Yan Manek
Atambua,NTTOnlinenow.com-Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves mengingatkan para Kepala Desa di wilayah Belu agar dalam pengelolaan dana desa fokus mendukung pembangunan daerah dan utamakan penggunaannya untuk peningkatan kualitas serta kesejahteraan masyarakat desa.
Penegasan itu disampaikan Wabup Vicente dalam Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan korupsi bagi aparat Desa dan pendamping Desa di gedung Betelalenok, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Kamis (5/11/2026).
Dia menuturkan, fokus penggunaan Dana Desa diutamakan penggunaannya untuk :
1. Penanganan kemiskinan ekstrem dengan penggunaan Dana Desa untuk
Bantuan Langsung Tunai Desa dengan target keluarga penerima manfaat dapat menggunakan data Pemerintah sebagai acuan
2. Penguatan Desa berketahanan iklim dan tangguh bencana
3. Peningkatan promosi dan penyediaan layanan dasar kesehatan skala Desa
4. Program ketahanan pangan atau lumbung pangan, energi, dan lembaga
ekonomi Desa lainnya
5. Dukungan implementasi Koperasi Desa Merah Putih
6. Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur desa melalui program Padat Karya Tunai Desa,
7. Pembangunan infrastruktur digital dan teknologi di Desa dan atau
8. Program sektor prioritas lainnya di Desa termasuk pengembangan potensi dan keunggulan Desa
Vicente mengingatkan Bapak/lbu Kepala Desa, Kaur Keuangan, pendamping Desa, harus ada rasa memiliki, tahu hak dan kewajiban, harus ada rasa malu, mana milik kita mana milik Masyarakat.
Dia juga menekanan, penggunaan dana desa untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat desa. Anda dipilih dan ditugaskan untuk melayani masyarakat dengan hati, bukan untuk menyelewengkan dana desa. Sudah ada beberapa desa yang diproses hukum menjadi contoh bagi yang lain jangan ikut contoh buruk itu.
“Kelola dana desa sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Pasti anda selamat. Gunakan dana desa itu untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, angka kemiskinan harus turun, stunting harus turun, ekonomi masyarakat harus meningkat, rumah layak huni harus bertambah, lahan produktif harus bertambah,” pesan Vicente.
Wabup Belu menambahkan, keuangan Desa dikelola berdasarkan asas transparan, akuntabel, partisipatif serta dilakukan dengan tertib dan disiplin anggaran yang digunakan untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa.
“Pastikan setiap rupiah dana desa digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa,” timpal Vicente.
Untuk diketahui, kegiatan kolaborasi Pemkab Belu, Kejari Belu dan Polres Belu dihadiri Kajari Belu, Kanit Tipikor Polres Belu, Kasi Intel dan Datun Kejari Belu, Kadis PMD dan Sosial Belu, Inspektur Inspektorat Belu dan peserta para Kades, tenaga ahli, pendamping Desa dan Pendamping Desa Lokal se-Kabupaten Belu.

