Gubuk di Lokasi TPA Jadi Lokasi Prostitusi, Satu ASN Lingkup Pemkab Timor Tengah Utara, PSK dan Pemilik Gubuk Diamankan Polisi

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Miomaffo Timur – dan Kepolisian Resor (Polres) Timor Tengah Utara (TTU), berhasil mengungkap praktek prostitusi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Tublopo, Kecamatan Bikomi Selatan.

Praktek prostitusi itu berhasil diungkap aparat setempat saat melaksanakan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) menjelang Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, dipimpin langsung Kapolsek Miomaffo Timur, Ipda Muhammad Aris Salama, S. H beserta jajaran dan aparat Polres TTU.

Sebanyak 3 orang pria dan seorang wanita dibekuk di sekitar TPA tersebut, Jumat (09/12/2022) pukul 18.00 Wita.

Satu dari 4 orang yang diamankan pihak Kepolisian tercatat sebagai ASN aktif lingkup Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara.

Seorang tukang ojek sekaligus pemilik gubuk dan seorang perempuan juga ikut diamankan polisi.

Kapolres TTU, AKBP Moh Mukhson, yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Fernando Oktober membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) tersebut, kata Fernando digelar menyongsong Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Berbagai penyakit masyarakat yang diberantas yakni premanisme, judi, prostitusi dan lain-lain yang bertujuan untuk melaksanakan Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polres TTU.

“TPA tersebut, diduga merupakan salah satu lokasi praktek prostitusi”, kata Fernando kepada awak media, saat dikonfirmasi pertelepon Jumat malam.

Ia menjelaskan, perempuan berinisial L (21) dan seorang ASN berinisial HN (48) diduga hendak melakukan transaksi di salah satu gubuk yang biasa disewakan oleh pemilik gubuk tersebut.

Pasca penggerebekan, 4 orang tersebut kemudian digelandang ke Mapolres TTU untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sementara kita amankan di Polres TTU, Kalau tidak bisa dibina maka akan kita tindak lanjuti,”pungkasnya.

Foto : Pemeriksaan para terduga praktek prostitusi oleh aparat, Jumat (09/12/2022)