Viral di Medsos, Lius Besin Sampaikan Permintaan Maaf ke Kodim 1605/Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Yulius Besin alias Lius Besin secara terbuka meminta maaf kepada satuan Kodim 1605/Belu terkait pernyataan dirinya dalam sebuah video yang viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Dalam video yang sempat viral di medsos, Lius Besin dihadapan beberapa warga mengaku bahwa dirinya memberikan satu unit kendaraan untuk Kodim 1605/Belu.

Kepada awak media, Lius Besin menuturkan bahwa, kehadiran saya untuk klarifikais stetmen yang saya sampaikan ke youtube bahwa, kasih yang dimaksud itu kasih pinjam bukan kasih untuk pak Dandim.

“Sebagai anak bangsa, saya memberikan semampu saya yang terbaik. Jadi, disini saya sampaikan permohonan maaf saya atas kekhilafan kata-kata yang saya sampaikan di video itu,” ungkap dia.

“Dari hati nurani yang paling dalam saya memohon maaf kepada Bapak Dandim 1605/Belu beserta staf dan jajarannya,” sambung Lius dalam klasifikasi bersama Kodim Belu yang diwakili Pasi Intel Kapten Inf I Kadek Sukrawan.

Lanjut dia, dan mungkin ada komentar yang lain di dalam video itu yang membuat pihak-pihak lain tersinggung saya juga meminta maaf sekali lagi atas kekhilafan ini.

“Mobil itu milik saya. Saya kasih pinjam pakai bukan kasih untuk dimiliki. Jadi, sekali lagi saya minta maaf atas pernyataan saya yang sudah membuat tersinggung, ” ujar Lius Besin.

Akui dia, video tersebut direkam oleh warga saat bertemu dengan dirinya di kediamannya di Motabuik, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu beberapa waktu yang lalu hingga viral di medsos.

Usai mengklasifikasi pernyataan tersebut, Lius Besin memberikan tais (kain) kepada Dandim 1605/Belu diwakili Pasi Intel Kapten Inf I Kadek Sukrawan sebagai bentuk permintaan maaf.

Diketahui, pihak Kodim 1605/Belu tidak mengurus soal lain yang beredar di publik. Kodim hanya mengundang Lius Besin untuk mengklarifikasi pernyataan dirinya yang viral di medsos terkait dengan memberikan satu mobil ke Kodim Belu.