AJI Kupang Soroti Sikap Arogansi Bupati Belu Terhadap Pekerja Jurnalis

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Ketua Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI) Kupang, Marthen Bana soroti sikap Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin yang dinilai arogansi terhadap jurnalis saat menjalankan tugas peliputan.

Menurut Marthen, sikap Bupati Belu dimana mengatur, membatasi pekerja jurnalis seperti yang diberitakan beberapa media telah mencederai isi Pasal 4 Ayat 1 UU No 40 tentang Pers yang memuat terkait “kemerdekaan pers”.

Dikatakan, kemerdekaan pers ini dijamin sebagai hak asasi warga negara untuk memperoleh informasi. Karena itu pers yang bebas dan profesional adalah pers yang bebas dari tindakan pencegahan, pelarangan, dan atau penekanan.

“Ini agar hak masyarakat untuk memperoleh informasi terjamin,” tegas Marthen saat dikonfirmasi via whatsapp, Jumat (7/5/2021) .

Kemerdekaan pers adalah kemerdekaan yang disertai kesadaran akan pentingnya penegakan supremasi hukum yang dilaksanakan oleh pengadilan, dan tanggung jawab profesi yang dijabarkan dalam Kode etik Jurnalistik serta sesuai dengan hati nurani insan pers.

“Karena itu, siapapun termasuk pejabat publik wajib patuh pada UU Pers,” ujar dia.

Jelas Marthen, kegiatan liputan yang dilakukan teman-teman jurnalis di Belu merupakan upaya untuk memenuhi keinginan publik akan informasi. Apalagi kegiatan itu dilakukan oleh pejabat publik sehingga perlu diketahui masyarakat atau publik.

“Tindakan melarang, mengatur-ngatur wartwan agar bertanya sesuai keinginan Bupati itu adalah cara-cara orde baru yang bertentangan dgn UU Pers,” ungkap dia.

Sehingga, kami meminta agar sebagai pejabat publik, Bupati Belu perlu membangun hubungan kemitraan yang baik dengan pers sebagai pilar keempat demokrasi, bukan sebaliknya mengekang kemerdekaan pers.

“Wartawan atau jurnalis punya kode etik dalam menjalankan tugasnya. Sebagai Bupati tidak perlu arogan karena sedang berkuasa. Pers dan Pemerintah harus bermitra demi kemajuan daerah, khususnya wilayah Kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste,” tutup Marthen.