PDIP Sumba Timur Perketat Verifikasi Bacaleg

Bagikan Artikel ini

Laporan Mohammad Habibudin
Waingapu, NTTOnlinenow.com. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten SumbaTimur NTT, akan perketat seleksi kader maupun non kader yang diusung menjadi bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Sumba Timur mendatang.

PDI Perjuangan Sumba Timur menyatakan tidak akan meloloskan kader maupun non kader yang terlibat kasus narkoba, korupsi, ijazah palsu dan politik pragmatis selain itu harus bebas dari hukum sebab kader PDIP mencalon kadernya menjadi legislatif harus punya komitmen.

“Itu syaratnya jika ingin menjadi calon legislatif, untuk kali ini PDIP tidak terjebak lagi dalam politik pragmatis, jangan gali lubang jatuh pada lubang yang sama, kita harus ingat pilkada yang lalu sangat menyakitkan,”kata seorang politisi PDI Perjuangan Jance Kendju melalui WhatsApp yang diterima Minggu (20/5/2019).

Menurutnya, jika ingin bergabung di PDI Perjuangkanlah hati nurani itu yang utama karna PDI Perjuangan bukan partai abal-abal namun PDI Perjuangan adalah partai pemerintah berazaskan Pancasila maka siapapun yang akan bergabung tentunya punya komitmen di PDI Perjuangan.

Sementara kader PDI Perjuangan Sumba Timur Rafael E.B Setiawan menyatakan sikapnya dalam memperketat kader maupun non kader bacaleg mendatang agar mempunyai komitmen terhadap partai PDI Perjuangan serta memliki niat baik untuk membesarkan partai.

“Saya setuju dengan apa yang dikatakan pak Jance, karna jangan sampai PDI Perjuangan hanya menjadi pintu masuk seperti yang pernah terjadi di Pilkada Sumba Timur lalu yang kita dukung, begitu menang langsung banting sertir,”terang Rafael.

Lanjut dia, secara pribadi saya himbau kepada para panitia seleksi untuk mempertimbangkan dan memprioritaskan bacaleg dari kader yang sudah lama bergabung dan bekerja untuk partai PDI Perjuangan karna mereka adalah aspek keterwakilan dari masyarakat.