Tiga Partai Siap Menangkan Paket Harmoni di Pilgub NTT
Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Tiga partai pengusung pasangan Beny Kabur Harman – Beny Alexander Litelnoni (Paket Harmoni), yaitu Partai Demokrat, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan siap memenangkan pasangan tersebut di pemilihan gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Timur (NTT) 2018.
Hal ini disampaikan masing-masing pimpinan dari ketiga partai pengusung pasangan bakal calon dalam konferensi pers yang digelar di Kupang, Sabtu (6/1/2018).
Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI NTT, Yan Mboeik mengatakan, PKPI dengan seluruh jajaran dari 296 kecamatan, dan 2992 desa di NTT siap bekerja keras untuk memenangkan pasangan calon yang diusung untuk memimpin NTT lima tahun ke depan.
“PKPI bersama-sama dengan Partai Demokrat dan PKS sehati, sesuara berjuang bersama rakyat untuk memenangkan paket ini agar memimpin NTT untuk periode 2018-2023,” katanya.
Yan mengemukakan, pada prinsipnya PKPI mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang terbaik demi kepentingan membangun NTT ke arah yang lebih baik. Karena itu, PKPI mengusung Beny Harman – Benny Litelnoni sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTT.
“Memilih pemimpin itu yang terbaik, sehingga bisa menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat, bukan pemimpin untuk satu golongan atau suatu kelompok tertentu semata,” ungkapnya.
Ketua PKS NTT, Suharjito secara gamblang mengungkapkan alasan mengusung pasangan dimaksud, karena paket tersebut telah melamar ke PKS. Selain itu, partai telah melihat dan mencermati bahwa kedua figur tersebut merupakan figur yang terkenal santun.

“Kedua Beny ini kalau berbicara coba diperhatikan, tutur katanya santun dan juga tenang. NTT yang rukun dan penuh toleransi dengan kebhinekaan membutuhkan figur pemimpin yang seperti ini,” ungkapnya.
Selain itu, Suharjito menambahkan, kedua figur sangat konsisten pada bidang pendidikan, merubah pola pikir masyarakat untuk menjadi cerdas. Hal itu dibuktikan dengan tingkat pendidikan keduanya yang mumpuni.
“Pak Beny Harman pendidikannya doktor, dan pasangannya pak Benny Litelnoni pendidikannya magister. Ini menunjukkan kepada masyarakat bahwa menjadi pemimpin, merubah masyarakat harus dimulai dari pendidikan,” tandasnya.
Sementara Ketua Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore menyatakan mengusung paket Harmoni adalah merupakan suatu tujuan mulia untuk mengangkat dan mengeluarkan NTT dari citra tertinggal.
“Partai Demokrat mengutus kader terbaiknya yaitu Beny Harman untuk memimpin NTT. Satu dari sekian banyak kelebihan yang dimiliki oleh Beny Harman adalah ketenangan. Kita cari pemimpin yang seperti ini, bukan yang ribut-ribut,” katanya.
Pada kesempatan itu, Jefri mengajak seluruh pengurus maupun anggota partai berlambang mercy itu untuk bekerja keras memenangkan paket Harmoni. “Kepada semua tim koalisi mari kita bersatu, berjuang bersama wujudkan kemenangan paket ini untuk NTT yang lebih baik,” pungkasnya.

