Proyek Pembangunan Puskesmas Inbate Senilai Rp6,5 Miliar, Rusak Parah Setelah Serah Terima

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Proyek pembangunan gedung Puskesmas Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) senilai Rp 6,5 miliar yang dikerjakan PT. Jery Karya Utama tahun 2020 rusak parah usai beberapa bulan serah terima.

Diduga proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai gambar dan spesifikasi. Bahkan beberapa item juga tidak dikerjakan.

Kerusakan gedung puskesmas Inbate itupun, dilaporkan Kepala Puskesmas Inbate, Laurensius Abi secara tertulis ke Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU pada 18 Oktober 2021 lalu dengan menyertakan item pembangunan gedung Puskesmas Inbate yang belum selesai dikerjakan dan beberapa item pekerjaan yang sudah mengalami kerusakan.

Adapun item pekerjaan yang belum selesai dikerjakan PT Jery Karya Utama, yakni tanggul/tembok penahan, jalan masuk pintu gerbang belakang, nat tanggul dan bagian belakang rumah dinas belum ditimbun.

Dan item pekerjaan yang sudah mengalami kerusakan di antaranya plafon bocor dan roboh, tembok retak, keramik merenggang sehingga pintu tidak bisa dibuka, pintu utama tidak bisa dibuka, tempat buang air kecil tidak bisa digunakan, wastafel rembes, keramik kembung dan menggunung, tembok luar gedung retak, pintu gerbang terlepas, serta pintu belakang tidak bisa dibuka.

Laurensius Abi mengaku kontraktor telah dua kali melakukan perbaikan bahkan pihak kejaksaan pun telah turun langsung ke lokasi.

Ia tidak mengetahui pasti berapa kerugian negara karena kerusakan itu.

“Sampai saat ini, kontraktor baru memperbaiki lantai, plafon, atap, pagar, dan paving block. Sementara item pekerjaan lain belum dikerjakan”, kata Laurensius yang dikonfirmasi Kamis (06/01/2022).