Herman Herry: Pertandingan Sudah Selesai, Saat Bangun Daerah Belu.

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pertandingan sudah selesai. Jadi apa yang dipilih oleh rakyat sudah resmi sekarang. Bapa berdua sudah menjadi milik semua rakyat Belu.

Demikian Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry dalam silaturahminya ke Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr. Agus Taolin dan Alo Haleserens di Rumah Jabatan Bupati, Senin (3/5/2021) malam.

Kegiatan silaturahmi menerapkan Prokes Covid-19 dihadiri beberapa pimpinan OPD Belu, seluruh Camat, Kepala Kelurahan se-Kabupaten Belu serta tamu undangan lainnya.

Dia menuturkan, kenapa dirinya ada disini, datang kesini bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati Belu. Orang banyak kali melihat politik itu dari kaca mata pertarungan, persaingan, pertandingan.

“Bahkan gara-gara urusan politik sampai lari ke pribadi. Dari bakawan, sonde bakawan lagi hanya gara-gara urusan politik. Itu politik kampung, politik harus elegan,” tandas Politisi PDI-P perjuangan itu.

HH akrab disapa mengatakan, dirinya melihat semua ini (politik,red) bagian dari demokrasi yang dijalankan dan dijadikan contoh bagi semua warga masyarakat. Waktu bertanding dengan segala cara, selesai ya selesai.

“Karena itu saya berpikir, saya datang ke dua-duanya. Ke yang kalah Willy saya datang, ke dr. Agus malam ini sebagai Bupati saya juga datang. Datang untuk menyampaikan proficiat, selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu,” terang Anggota DPR RI empat periode itu.

HH menyatakan ke seluruh pihak, tahun 2024 dirinya mengundurkan diri dari dunia politik, tidak ingin lagi. Tidak ada keinginan apa-apa, untuk calonkan diri sudah tidak ada lagi. “Akan berikan kesempatan pada kader-kader. Saya akan jadi bapak, untuk mencetak kader mudah anak-anak NTT untuk meneruskan langkah-langkah kami,” sebut dia.

Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum itu tambahkan, kita membutuhkan sosok negarawan seperti Pak Jokowi. Jadi kita tidak ada lagi musuhan, yang jadi musuh kita adalah orang yang ingin menggeroti negara kita.

Masih menurut HH, ini jalan tuhan. Apa yang terjadi pada Pak Bupati dan Wakil Bupati ini kehendak Allah, tidak ada manusia yang bisa mengatur. Memang PDIP mendukung incumbent karena yakin akan menang, dan itulah politik.

“Ternyata yang tidak kami dukung itu yang menang. Itu kehendak Allah dan itu sudah jalannya, kita harus terima, harus jentel dan datang menyampaikan proficiat. Saya siap bekerjasama dengan bapak Bupati dan Wakil Bupati sesuai tugas dan fungsi saya untuk mempertanggungjawabkan kursi dan jabatan saya yang sudah dipilih rakyat Belu,” ujar HH.

Herman Herry berharap, rakyat Belu tetap semangat persaudaraan, kita bukan baku musuh, kita bersaudara, kita partner. Kedatangan saya demi kepentingan rakyat Belu melalui Bupati dan Wakil Bupati.