Pupuk Jiwa Nasionalisme, Satgas Yonif R 142 di Perbatasan Belu-Timor Leste Bekali Pelajar Materi Bela Negara

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Lagi, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ memberikan pembekalan Bela Negara guna menanamkan nasionalisme kepada siswa-siswi di Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Dalam keterangan pers yang diterima media, Jumat (30/1/2020) Personel Pos Asulait Satgas Yonif Raider 142/KJ berikan berikan materi Bela Negara bagi pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Sadi di Desa Sadi Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Dansatgas Letkol Inf. Ikhsanudin menuturkan, kegiatan rutinitas prajurit TNI bagi para pelajar di wilayah perbatasan Belu dengan Negara Timor Leste guna meningkatkan semangat Nasionalisme kepada generasi penerus Bangsa Indonesia.

“Kegiatan ini dalam rangka menumbuh-kembangkan rasa cinta tanah air kepada siswa-siswi selaku generasi penerus Bangsa di masa yang akan datang,” ungkap dia.

Kegiatan tersebut jelas Ikshanudin, sekaligus memberikan ilmu pengetahuan tentang Bela Negara dalam rangka membentengi diri generasi penerus Bangsa dari pengaruh Negara luar dihadapkan pada perkembangan teknologi global saat ini.

Dijelaskan, kegiatan pembekalan Bela Negara yang dilaksanakan personel Pos Asulait kepada siswa-siswi SMP Sadi merupakan salah satu wujud kepedulian Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ terhadap para pelajar generasi penerus Bangsa Indonesia di perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Lanjut dia, kegiatan pembekalan Bela Negara tersebut dipimpin langsung oleh Serda M. Reza Firdaus selaku Wadanpos Pos Asulait bersama 5 orang personel Pos Asulait lainnya.

“Pengaruh globalisasi dikemudian hari dikhawatirkan akan dapat mempengaruhi pola pikir pemuda-pemudi Indonesia, sehingga akan berdampak pada lunturnya jiwa Nasionalisme dan semangat juang generasi penerus Bangsa,” jelas Ikshanudin.

Hal ini lanjut dia, telah terlihat pada lunturnya sebagian budaya tradisional yang dimiliki Bangsa, akibat dari pengaruh globalisasi dan perkembangan zaman serta teknologi saat ini.

Dengan memiliki daya tahan tubuh yang kuat diharapkan siswa-siswi selaku generasi penerus Bangsa akan dapat memperkokoh berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bangsa Indonesia.

“Mereka akan memiliki keyakinan dan kepercayaan diri yang kuat dalam menghadapi pengaruh-pengaruh asing, yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan Negara dan Bangsa Indonesia dimasa mendatang,” tandas Ikshanudin.

Kepala Sekolah di SMP Negeri Sadi Alex (40) menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan pembekalan ilmu pengetahuan tentang Bela Negara kepada anak didiknya selaku generasi penerus Bangsa.

“Terima kasih kepada bapak TNI khususnya yang berada di Pos Asulait, mereka telah memberikan ilmu pengetahuan kepada anak didik kami tentang Bela Negara,” ucap dia.

“Semoga segala sesuatu yang telah diberikan akan dapat bermanfaat bagi mereka dikemudian hari,” tambah Alex.

Sementara itu, Danpos Asulait
Sertu Eko Susilo menyampaikan terima kasih atas kerjasama para guru-guru SMP Negeri Sadi yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Terima kasih atas semangat yang ditunjukkan oleh siswa-siswi di SMP Negeri Sadi pada saat berlangsungnya kegiatan,” kata dia.