Wabup Belu Dorong Warga Kelola Potensi Kampung Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yan Manek
Atambua,NTTOnlinenow.com-Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves dorong masyarakat Dusun Hanowai, Desa Debululik, Kecamatan Lamaknen Selatan untuk mulai mengoptimalkan potensi alam dan lahan yang tersedia di kampung demi tingkatkan kesejahteraan ekonomi.

Hal itu disampaikan Vicente saat monitoring penyaluran Bantuan Sosial bagi Kelompok Adat Terpencil (KAT) dari Kementerian Sosial RI untuk pemberdayaan berkelanjutan dan bantuan stimulasi penghidupan berkelanjutan bagi pokmas Hanowai bersinar di Dusun Hanowai pada hari Selasa 6 Oktober 2026 lalu.

Wabup Vicente menegaskan, bantuan pemerintah harus dipandang sebagai modal awal untuk membangun kemandirian, bukan sekadar bantuan yang diterima dan kemudian dibiarkan begitu saja.

Menurutnya, kondisi geografis Dusun Hanowai memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. Ketersediaan lahan dan sumber air menjadi modal penting bagi masyarakat untuk mengembangkan pada sektor pertanian dan peternakan.

“Lahan kita ada banyak, air juga ada. Pertanyaannya, bagaimana ada niat untuk mau kerja atau tidak? Mari apa yang sudah pemerintah bantu ini dijaga. Kalau kita tidak jaga mau sampai kapan pun kita tetap seperti ini saja,” kata dia.

Wabup Vicente juga mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir bahwa untuk mengelola lahan sendiri dengan tekun dapat memberikan manfaat ekonomi yang langsung dirasakan oleh keluarga dan masyarakat.

Ia menambahkan, masih banyak lahan tidur yang dapat dimanfaatkan secara produktif. Dengan pengelolaan dan perawatan yang baik, lahan tersebut diyakini mampu memberikan hasil sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Selesai melakukan monitoring, Wabup Vicente berdiskusi langsung dengan masyarakat Dusun Hanowai. Dalam diskusi dibahas sejumlah persoalan yang dihadapi warga, terutama terkait ketersediaan air bersih, akses jalan, serta pengembangan sektor pertanian dan peternakan.

Kondisi akses menuju Dusun Hanowai menjadi salah satu perhatian penting pemerintah. Infrastruktur jalan yang memadai dinilai sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan peternakan.

Turut mendampingi Sekretaris BP4D, perwakilan Dinas Pertanian, perwakilan Dinas Peternakan merupakan sinergi lintas perangkat daerah yang diharapkan dapat mempercepat penanganan persoalan air bersih dan akses jalan, sekaligus memperkuat pendampingan terhadap Pokmas Hanowai Bersinar dalam mengembangkan potensi pertanian dan peternakan secara berkelanjutan.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Belu menegaskan komitmennya untuk memastikan program pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi benar-benar menjadi pijakan bagi masyarakat untuk mandiri, produktif, dan mampu mengelola potensi yang dimiliki.