{"id":9175,"date":"2017-09-09T02:50:57","date_gmt":"2017-09-09T02:50:57","guid":{"rendered":"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=9175"},"modified":"2017-09-09T02:50:57","modified_gmt":"2017-09-09T02:50:57","slug":"polda-ntt-serahkan-berkas-warga-myanmar-ke-kejaksaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2017\/09\/09\/polda-ntt-serahkan-berkas-warga-myanmar-ke-kejaksaan\/","title":{"rendered":"Polda NTT Serahkan Berkas Warga Myanmar ke Kejaksaan"},"content":{"rendered":"<p>Laporan Jean Alfredo Neno<br \/>\nKupang, NTTOnlinenow.com &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan berkas perkara tersangka atas nama Maung Maung Tin alias Shadiq, warga negara Myanmar penyelundup imigran gelap kepada pihak Kejaksaan.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan Kasubdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTT, Kompol Rudy J. Ledo kepada wartawan di Kupang, Jumat (8\/8\/2017). Kompol Rudy didampingi Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast.<\/p>\n<p>Menurut Rudy, tersangka Shadiq ditangkap tim Bareskrim Mabes Polri, karena menyelundupkan 25 orang imigran gelap ke Australia melalui perairan NTT. Shadiq masuk dalam daftar pencarian orang sejak bulan September 2016 lalu, kemudian ditangkap di Kalideres, Jakarta Barat dan langsung diterbangkan ke Kupang, Selasa (22\/8\/2017) lalu.<\/p>\n<p>&#8220;Proses penangan kasus yang dilakukan tersangka ini, sudah sampai pada tahapan penahanan dan juga proses penyidikan dan hari ini berkasnya akan kita kirimkan untuk tahap satu ke kejaksaan untuk diteliti lebih lanjut,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Rudy mengatakan, tersangka ketika melakukan tindak pidana penyelundupan manusia tersebut tidak sendirian, tetapi bekerja sama dengan tiga orang rekan lainnya. Dan ketiga rekannya tersebut sudah terlebih dahulu diproses, yang mana telah mendapatakan putusan yang berkekuatan hukum tetap.<\/p>\n<p>&#8220;Ketiga rekan tersangka saat ini sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kupang di Oelamasi,&#8221; kata Rudy.<\/p>\n<p><strong>Baca juga : <a href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2017\/09\/09\/pemkot-jadikan-lahan-eks-teluk-kupang-sebagai-taman\/\">Pemkot Jadikan Lahan Eks Teluk Kupang Sebagai Taman<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dia menjelaskan, tindak pidana penyelundupan manusia yang dilakukan oleh tersangka yakni dengan cara menerima uang dari para imigran untuk mengatur perjalanan para imigran mulai dari daerah asal sampai ke tujuan yaitu Australia.<\/p>\n<p>Selanjutnya, tersangka Shadiq bertemu pemilik kapal bernama Ambo Tuwo pada bulan Juni 2015 di Makasar, dan menawarkan uang sebanyak Rp 250 juta kepada Ambo Tuwo untuk mengantar 25 orang imigran ke Australia.<\/p>\n<p>Setelah itu, lanjut Rudy, 20 hari kemudian, Shadiq menelpon Ambo Tuwo untuk menjemput imigran di Makassar dan membawa imigran ke Pelabuhan Sinjai. Setelah sampai di Pelabuhan Sinjai, Shadiq langsung menyuruh ke 25 orang imigran tersebut naik ke kapal dan Shadiq memberikan uang kepada Ambo Tuwo sebesar Rp 90 juta.<\/p>\n<p>Ambo Tuwo selanjutnya menyuruh Boby alias Taking untuk mencari anak buah kapal untuk membawa para imigran ini. &#8220;Boby kemudian menjadi nahkoda dan membawa Dahrani dan Jabbar sebagai anak buah kapal. Mereka kemudian membawa para imigran menuju Australia,&#8221; jelas Rudy.<\/p>\n<p>Namun sebelum masuk ke Australia mereka ditangkap dan dipulangkan oleh Angkatan Laut Australia yang menjaga perbatasan antara Australia dan Indonesia. Kapal yang membawa imigran itu kemudian terdampar di Perairan Tablolong, Kupang dan langsung diamankan aparat kepolisian setempat.<\/p>\n<p>&#8220;Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu berupa sebuah kapal, yang mana barang bukti ini juga digunakan pada proses penyidikan terdahulu terhadap tiga orang rekan tersangka Shadiq,&#8221; terang Rudy.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Jean Alfredo Neno Kupang, NTTOnlinenow.com &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan berkas perkara<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9176,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Polda NTT Serahkan Berkas Warga Myanmar ke Kejaksaan - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2017\/09\/09\/polda-ntt-serahkan-berkas-warga-myanmar-ke-kejaksaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Polda NTT Serahkan Berkas Warga Myanmar ke Kejaksaan - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laporan Jean Alfredo Neno Kupang, NTTOnlinenow.com &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan berkas perkara\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2017\/09\/09\/polda-ntt-serahkan-berkas-warga-myanmar-ke-kejaksaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-09-09T02:50:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/poldantthumas.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2017\/09\/09\/polda-ntt-serahkan-berkas-warga-myanmar-ke-kejaksaan\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/poldantthumas.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2017\/09\/09\/polda-ntt-serahkan-berkas-warga-myanmar-ke-kejaksaan\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2017\/09\/09\/polda-ntt-serahkan-berkas-warga-myanmar-ke-kejaksaan\/\",\"name\":\"Polda NTT Serahkan Berkas Warga Myanmar ke Kejaksaan - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2017\/09\/09\/polda-ntt-serahkan-berkas-warga-myanmar-ke-kejaksaan\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-09-09T02:50:57+00:00\",\"dateModified\":\"2017-09-09T02:50:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2017\/09\/09\/polda-ntt-serahkan-berkas-warga-myanmar-ke-kejaksaan\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9175"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9175"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9175\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9177,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9175\/revisions\/9177"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9176"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}