{"id":64403,"date":"2026-08-31T03:32:47","date_gmt":"2026-08-31T03:32:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=64403"},"modified":"2026-08-31T03:32:47","modified_gmt":"2026-08-31T03:32:47","slug":"dua-desa-donggala-belajar-kelola-wisata-berkelanjutan-berbasis-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/08\/31\/dua-desa-donggala-belajar-kelola-wisata-berkelanjutan-berbasis-masyarakat\/","title":{"rendered":"Dua Desa Donggala Belajar Kelola Wisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p>Malang, NTTOnlinenow.com \u2014 Desa Lalombi dan Desa Tolongano, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai memperkuat langkah pengembangan ekowisata berbasis kelestarian alam dan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui studi tiru ke Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 25\u201327 Agustus 2026.<\/p>\n<p>Kegiatan ini dilaksanakan melalui Program SOLUSI oleh Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia bersama Yayasan Bonebula Donggala sebagai mitra Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) dalam konsorsium SOLUSI.<\/p>\n<p>Dalam studi tiru ini, peserta dari kedua desa belajar langsung dari Saptoyo, pendiri CMC Tiga Warna, mengenai perjalanan membangun konservasi dan ekowisata berbasis masyarakat. Peserta juga didampingi tim CMC untuk melihat langsung berbagai destinasi yang dikelola, termasuk bagaimana kawasan, wisatawan, kelembagaan, pelayanan, serta aktivitas konservasi dijalankan.<\/p>\n<p>CMC Tiga Warna memiliki destinasi yang pengelolaannya mengedepankan keseimbangan aspek ekologi, sosial, dan ekonomi.<\/p>\n<p>Ketua BPD Desa Lalombi, Hafid, mengatakan kunjungan tersebut memberikan banyak pembelajaran bagi desa, khususnya mengenai pentingnya menyiapkan masyarakat dan kelembagaan sebelum mengembangkan destinasi wisata.<\/p>\n<p>\u201cYang harus disiapkan bukan hanya tempatnya, tetapi juga masyarakatnya, aturan pengelolaannya, kelembagaannya, dan bagaimana menjaga lingkungannya,\u201d kata Hafid, Jumat (28\/8\/2026).<\/p>\n<p>Ia mengatakan, setelah kembali ke desa, pihaknya akan melakukan konsolidasi bersama kelompok dan masyarakat. Salah satu langkah yang didorong adalah penyusunan peraturan desa sebagai dasar penguatan pengembangan wisata.<\/p>\n<p>\u201cTidak harus langsung besar. Yang penting kita mulai dengan perencanaan yang baik dan memastikan alam tetap terjaga. Tidak kalah penting adalah menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama melalui tindakan nyata, seperti pembersihan mangrove dan pantai,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Desa Tolongano, Udin, menilai pengelolaan CMC Tiga Warna memberikan gambaran mengenai pentingnya sistem dan kelembagaan dalam pengembangan ekowisata.<\/p>\n<p>\u201cYang menarik dari CMC adalah bagaimana pengelolaan wisata tidak berdiri sendiri. Ada kelembagaan, ada aturan, ada pembagian peran, dan masyarakat terlibat dalam pengelolaan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Udin, Desa Tolongano memiliki potensi laguna dan mangrove yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata.<\/p>\n<p>\u201cDi desa kami, ada laguna dan mangrove yang punya potensi luar biasa. Ini yang kami akan dorong menjadi tempat wisata yang tetap menjaga kelestariannya dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya untuk peningkatan ekonomi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Pembelajaran juga dirasakan oleh Firnawati, anggota kelompok Pokdarwis Desa Tolongano. Menurutnya, pengelolaan wisata membutuhkan aturan yang jelas agar kegiatan wisata tidak berdampak buruk terhadap lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cTernyata wisata itu bukan hanya membawa orang datang. Ada banyak hal yang harus dipikirkan, mulai dari kebersihan, pelayanan, keamanan, sampai bagaimana menjaga kawasan supaya tetap bagus,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hal senada disampaikan Hasdin, Ketua Kelompok Tolongano Mangrove Laguna (Tomana). Ia melihat pengembangan produk lokal sebagai peluang untuk memperluas manfaat ekonomi dari ekowisata.<\/p>\n<p>\u201cPotensi masyarakat sebenarnya banyak. Tinggal bagaimana kita mengemasnya menjadi produk yang bisa ditawarkan kepada wisatawan dan tetap sesuai dengan kemampuan masyarakat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Dadang dari kelompok Sahabat Mangrove dan Laut (SALAMA) Desa Lalombi menyoroti pentingnya pelayanan dan standar operasional dalam pengelolaan destinasi.<\/p>\n<p>\u201cWisatawan perlu diarahkan, diberi informasi, dan dilayani dengan baik. Pemandu juga punya peran penting untuk menjelaskan kawasan dan aturan yang harus dipatuhi. Seluruh SOP-nya juga dijalankan dengan baik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif YKL Indonesia, Nirwan Dessibali, mengatakan pengalaman CMC Tiga Warna menjadi pembelajaran penting bagi Desa Lalombi dan Tolongano dalam menyusun model ekowisata yang sesuai dengan kondisi lokal.<\/p>\n<p>\u201cYang dibawa pulang bukan bentuk wisatanya, tetapi prinsip dan pembelajarannya. Bagaimana kita mengelola kawasan dengan baik, bagaimana masyarakat terlibat, bagaimana wisatawan diatur, dan bagaimana kegiatan ekonomi tidak merusak sumber daya alam,\u201d ujar Nirwan.<\/p>\n<p>Menurut Nirwan, pengembangan ekowisata harus mampu mempertemukan kepentingan lingkungan dan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKalau hanya mengejar ekonomi, lingkungan bisa rusak. Kalau hanya bicara konservasi tetapi masyarakat tidak mendapatkan manfaat, keberlanjutannya juga akan menjadi tantangan. Karena itu, kita harus mencari titik keseimbangan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Studi tiru ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menyusun rencana tindak lanjut pengembangan ekowisata mangrove di Desa Lalombi dan Desa Tolongano, termasuk penguatan kelembagaan, pengembangan produk lokal, penyusunan paket wisata, serta membangun jejaring pembelajaran dengan pengelola CMC Tiga Warna.<\/p>\n<p>Melalui Program SOLUSI, YKL Indonesia dan Yayasan Bonebula Donggala sebagai mitra Yayasan KEHATI dalam konsorsium SOLUSI terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat, perlindungan keanekaragaman hayati pesisir, serta pengelolaan ekosistem mangrove berbasis komunitas di Kabupaten Donggala.<\/p>\n<p>SOLUSI merupakan kemitraan antara Pemerintah Indonesia melalui BAPPENAS dan Pemerintah Jerman melalui Inisiatif Iklim Internasional (IKI) yang diarahkan untuk merespons degradasi lahan dan bentang laut, memperkuat ketahanan ekosistem, serta mendorong penghidupan masyarakat yang adaptif terhadap perubahan iklim.***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, NTTOnlinenow.com \u2014 Desa Lalombi dan Desa Tolongano, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai memperkuat langkah pengembangan ekowisata berbasis kelestarian alam<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64404,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[7],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dua Desa Donggala Belajar Kelola Wisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/08\/31\/dua-desa-donggala-belajar-kelola-wisata-berkelanjutan-berbasis-masyarakat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dua Desa Donggala Belajar Kelola Wisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Malang, NTTOnlinenow.com \u2014 Desa Lalombi dan Desa Tolongano, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mulai memperkuat langkah pengembangan ekowisata berbasis kelestarian alam\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/08\/31\/dua-desa-donggala-belajar-kelola-wisata-berkelanjutan-berbasis-masyarakat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-31T03:32:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Studi-Tiru-Donggala-Ekowisata-di-Malang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/08\/31\/dua-desa-donggala-belajar-kelola-wisata-berkelanjutan-berbasis-masyarakat\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Studi-Tiru-Donggala-Ekowisata-di-Malang.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/08\/31\/dua-desa-donggala-belajar-kelola-wisata-berkelanjutan-berbasis-masyarakat\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/08\/31\/dua-desa-donggala-belajar-kelola-wisata-berkelanjutan-berbasis-masyarakat\/\",\"name\":\"Dua Desa Donggala Belajar Kelola Wisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/08\/31\/dua-desa-donggala-belajar-kelola-wisata-berkelanjutan-berbasis-masyarakat\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-08-31T03:32:47+00:00\",\"dateModified\":\"2026-08-31T03:32:47+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/08\/31\/dua-desa-donggala-belajar-kelola-wisata-berkelanjutan-berbasis-masyarakat\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64403"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64403"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64403\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64405,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64403\/revisions\/64405"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64403"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64403"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64403"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}