{"id":62637,"date":"2026-02-28T02:41:26","date_gmt":"2026-02-28T02:41:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=62637"},"modified":"2026-02-28T02:41:26","modified_gmt":"2026-02-28T02:41:26","slug":"5-cara-digitalisasi-yang-bikin-bisnis-kamu-lebih-efisien","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/28\/5-cara-digitalisasi-yang-bikin-bisnis-kamu-lebih-efisien\/","title":{"rendered":"5 Cara Digitalisasi yang Bikin Bisnis Kamu Lebih Efisien"},"content":{"rendered":"<p><strong>Belajar dari kisah sukses \u2018Mau Laundry\u2019 yang memanfaatkan DANA Bisnis untuk mengatur keuangan<\/strong><br \/>\nJakarta, NTTOnlinenow.com &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin menjamur di Indonesia. Salah satunya adalah bisnis penatu (laundry) yang makin ramai, terutama di area permukiman padat dan sekitar perkantoran. Namun, tantangannya kini bukan cuma soal hasil cucian. Banyak usaha laundry masih mengandalkan promosi tradisional dan belum membangun \u201cpresence\u201d di dunia digital padahal calon pelanggan makin sering mencari layanan terdekat lewat ponsel, membandingkan ulasan, lalu memesan lewat chat. Akibatnya, bisnis jadi sulit ditemukan, respons lambat, dan operasional keteteran karena transaksi kecil tapi sering, pembayaran bercampur, serta pencatatan yang tidak konsisten.<\/p>\n<p>Di titik inilah digitalisasi jadi pembeda. Bukan berarti harus langsung \u201cserba canggih\u201d, tapi cukup mulai dari hal yang paling sering terjadi di operasional laundry. Kalau kamu juga punya bisnis, berikut lima langkah digitalisasi yang bisa diterapkan agar kerja lebih efisien dan bisnis lebih rapi.<\/p>\n<p><strong>Jangkau Pelanggan via WhatsApp dan Manfaatkan Google Maps<\/strong><\/p>\n<p>Di bisnis laundry, cara menjangkau pelanggan sama pentingnya dengan hasil cucian. Agar order tidak hanya mengandalkan orang yang lewat, pemilik usaha bisa membangun kanal digital sederhana. Misalnya, gunakan WhatsApp sebagai \u201cmeja depan\u201d untuk menerima pesanan dengan respon cepat. Manfaatkan juga layanan antar-jemput agar pelanggan yang sibuk tetap bisa dilayani, sambil menggunakan media sosial untuk mengingatkan layanan dan promo secara berkala. Merapikan Google Maps bahkan bahkan bisa mempermudah penemuan bisnis manakala orang mencari \u201claundry dekat sini\u201d. Visibilitas di pencarian lokal ini penting karena banyak calon pelanggan mencari layanan terdekat lewat ponsel.<\/p>\n<p>Di awal usaha, pelanggan Mau Laundry datang dari lingkungan sekitar kios mulai dari tetangga dan warga sekitar. Untuk menjangkau pelanggan baru, Muhammad Irfan kemudian memanfaatkan Google Maps dengan aktif memperbarui foto, memastikan informasi usahanya selalu relevan, dan rutin membalas komentar di kolom ulasan. Dengan begitu, saat orang mencari \u201claundry dekat sini\u201d atau kata kunci sejenis, Mau Laundry lebih mudah ditemukan.<\/p>\n<p>Di saat yang sama, Irfan tetap menjalankan strategi \u201cjemput bola\u201d lewat WhatsApp: ketika order sedang sepi atau pelanggan lama jarang terlihat, ia menyapa mereka secara personal sekadar menanyakan kabar sambil mengingatkan bahwa layanan tersedia. Ditambah layanan antar-jemput tanpa biaya tambahan di area sekitar, pelanggan yang sibuk pun bisa tetap dilayani tanpa harus datang ke kios<\/p>\n<p><strong>Pembayaran Cepat Bantu Layanan Selesai dengan Tepat<\/strong><\/p>\n<p>Pembayaran tunai kerap memerlukan uang kembalian, berisiko terjadi selisih hitung, dan bisa membuka celah pembayaran tertunda. Membiasakan pelanggan membayar secara nontunai membuat nominal selalu pas sesuai tagihan, mempercepat proses transaksi, dan membantu menjaga kedisiplinan pembayaran.<\/p>\n<p>Kebiasaan ini diterapkan Irfan lewat QRIS. Dengan pembayaran yang tercatat otomatis, ia lebih mudah memastikan cucian dibayar sebelum diambil atau tepat saat layanan selesai. Untuk metode pembayaran dan pencatatan transaksi, Irfan menggunakan DANA Bisnis, sehingga riwayat transaksi bisa dipantau langsung dan memudahkan rekap harian.<\/p>\n<p><strong>Pantau Pemasukan Tanpa Harus Menghitung Uang Setiap Hari<\/strong><\/p>\n<p>Transaksi laundry yang kecil seringkali membuat pencatatan manual mudah tercecer. Dengan sistem digital, pemilik usaha bisa memantau pemasukan dari riwayat transaksi, mengurangi ketergantungan pada uang fisik, dan lebih cepat mendeteksi jika ada pembayaran yang belum masuk.<\/p>\n<p>Irfan terbantu karena pemasukan terlihat dari daftar transaksi yang tercatat secara digital di DANA Bisnis. Ini memudahkannya mencocokkan pembayaran dengan cucian yang sudah diambil pelanggan tanpa perlu mengecek uang tunai satu per satu setiap hari.<\/p>\n<p><strong>Pisahkan Uang Usaha dan Uang Pribadi agar Arus Kas Lebih Terkendali<\/strong><\/p>\n<p>Langkah sederhana yang sering berdampak besar adalah memisahkan uang usaha dari pengeluaran pribadi. Memisahkan jalur uang sejak awal membantu pemilik melihat pemasukan bersih, menghitung biaya operasional dengan lebih akurat, dan mengambil keputusan belanja tanpa \u201cmengira-ngira\u201d.<\/p>\n<p>Hal ini juga sempat dirasakan Irfan di awal menjalankan usaha. Sejak menerima pembayaran lewat QRIS ke akun DANA Bisnis, arus kas usaha tercatat terpisah dari akun pribadinya. Tanpa perlu memilah uang manual, jalur uang usaha jadi lebih jelas dan lebih mudah dikendalikan.<\/p>\n<p><strong>Percepat Perputaran Arus Kas untuk Operasional yang Lebih Lancar<\/strong><\/p>\n<p>Bisnis laundry butuh perputaran kas yang cepat untuk kebutuhan harian seperti deterjen, plastik laundry, dan perlengkapan operasional. Jika pendapatan hasil transaksi harus dipindahkan dulu atau menunggu proses pencairan, operasional bisa melambat. Karena itu, sistem yang memungkinkan saldo langsung dipakai akan memangkas langkah kerja dan mempercepat putaran uang.<\/p>\n<p>Dalam operasionalnya, Irfan memanfaatkan saldo di DANA Bisnis untuk belanja kebutuhan usaha. Saldo dari pembayaran pelanggan bisa langsung digunakan kembali menggunakan DANA, tanpa harus melalui proses transfer antar rekening terlebih dulu. Alhasil, perputaran uang lebih cepat dan operasional tetap berjalan tanpa tersendat urusan teknis.<\/p>\n<p>\u201cWaktu awal mengelola Mau Laundry, saya lebih banyak mengandalkan ingatan sehingga sulit memperkirakan kapan usaha akan ramai. Akibatnya, saya kesulitan mengatur pengeluaran juga. Tapi, saya belajar bahwa efisiensi sering datang dari keputusan sederhana. Setelah bertahun-tahun menjalankan laundry dan mulai menggunakan DANA Bisnis, saya bisa lebih mudah membaca kondisi usaha saya,\u201d kata Irfan.<\/p>\n<p>Dengan DANA, Irfan bisa memantau transaksi langsung dari ponsel dan memahami ritme usahanya: kapan ramai, kapan perlu hemat, dan kapan bisa menambah kebutuhan operasional. Pengelolaan Mau Laundry pun jadi lebih terkendali. Keputusan tidak lagi didasarkan atas rasa khawatir semata, melainkan dari data yang ia lihat sendiri. Bagi Irfan, ini penting karena usaha kecil seperti laundry sangat bergantung pada perputaran harian. Jika salah langkah, dampaknya bisa langsung terasa.<\/p>\n<p>\u201cSejak digitalisasi, transaksi dan arus kas lebih tertata, pekerjaan repetitif berkurang, risiko kesalahan menipis, dan layanan bisa berjalan lebih stabil terutama di hari-hari paling ramai. Sekarang, Mau Laundry beroperasi di Jakarta Timur dan Bekasi, dan juga mulai membuka peluang franchise untuk ekspansi,\u201d tutupnya.***<\/p>\n<p><strong>Tentang DANA<\/strong><\/p>\n<p>DANA (PT Dana Digital Group) adalah perusahaan teknologi keuangan berbasis dompet digital yang menyediakan platform pembayaran dan layanan keuangan di Indonesia. Sejak diluncurkan pada Desember 2018, DANA kini telah menjangkau lebih dari 200 juta pengguna di Indonesia. DANA menyediakan solusi transaksi digital nan lengkap yang aman, mudah, dan nyaman bagi pengguna, merchant, dan lembaga keuangan. Solusi DANA, yang dikembangkan oleh para engineer teknologi keuangan terdepan di Indonesia, bertujuan untuk membantu mewujudkan kesejahteraan finansial dengan mempercepat literasi dan inklusi keuangan melalui inovasi teknologi. Selain pemberdayaan keuangan digital, DANA juga berupaya untuk mendorong masyarakat Indonesia melalui inisiatif sosial yang berdampak dan berfokus pada pemberdayaan perempuan dan pelestarian lingkungan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belajar dari kisah sukses \u2018Mau Laundry\u2019 yang memanfaatkan DANA Bisnis untuk mengatur keuangan Jakarta, NTTOnlinenow.com &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":62638,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[7],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Cara Digitalisasi yang Bikin Bisnis Kamu Lebih Efisien - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/28\/5-cara-digitalisasi-yang-bikin-bisnis-kamu-lebih-efisien\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Cara Digitalisasi yang Bikin Bisnis Kamu Lebih Efisien - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Belajar dari kisah sukses \u2018Mau Laundry\u2019 yang memanfaatkan DANA Bisnis untuk mengatur keuangan Jakarta, NTTOnlinenow.com &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/28\/5-cara-digitalisasi-yang-bikin-bisnis-kamu-lebih-efisien\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-28T02:41:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/dana3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/28\/5-cara-digitalisasi-yang-bikin-bisnis-kamu-lebih-efisien\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/dana3.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/28\/5-cara-digitalisasi-yang-bikin-bisnis-kamu-lebih-efisien\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/28\/5-cara-digitalisasi-yang-bikin-bisnis-kamu-lebih-efisien\/\",\"name\":\"5 Cara Digitalisasi yang Bikin Bisnis Kamu Lebih Efisien - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/28\/5-cara-digitalisasi-yang-bikin-bisnis-kamu-lebih-efisien\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-02-28T02:41:26+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-28T02:41:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/28\/5-cara-digitalisasi-yang-bikin-bisnis-kamu-lebih-efisien\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62637"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62637"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62637\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62639,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62637\/revisions\/62639"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}