{"id":62421,"date":"2026-02-13T07:00:53","date_gmt":"2026-02-13T07:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=62421"},"modified":"2026-02-13T07:00:53","modified_gmt":"2026-02-13T07:00:53","slug":"tiga-bulan-masih-misteri-keluarga-korban-minta-kejelasan-hukum-kematian-kalak-bpbd-belu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/13\/tiga-bulan-masih-misteri-keluarga-korban-minta-kejelasan-hukum-kematian-kalak-bpbd-belu\/","title":{"rendered":"Tiga Bulan Masih Misteri, Keluarga Korban Minta Kejelasan Hukum Kematian Kalak BPBD Belu"},"content":{"rendered":"<p>Laporan Yansen<br \/>\nAtambua,NTTOnlinenow.com-Kasus kematian Kalak BPBD Kabupaten Belu, Fransiskus Asten warga Tulamalae yang ditemukan di Km 8 jalur Atapupu, Kecamatan Kakuluk Mesak pada Minggu (9\/11\/2025) lalu masih menjadi misteri sampai hari ini.<\/p>\n<p>Pihak keluarga korban pun meminta kejelasan hukum terkait kasus kematian Frans Asten. Pasalnya, kasus yang tengah ditangani penyidik Satreskrim Polres Belu sekira tiga bulan dan telah ada hasil autopsi yang diharapkan jadi petunjuk penyebab pasti kematian belum ada titik terang.<\/p>\n<p>Maxi Mura salah satu keluarga korban menyampaikan, sudah kurang lebih tiga bulan korban meninggal. Tapi selama ini tidak diberikan rilis perkembangan daripada kemajuan pemeriksaan kasus kematian tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Makanya kemarin dari pihak keluarga dari korban dan keluarga istri korban datangi Polres Belu dan ada beberapa penjelasan Kanit yang sebenarnya mengecewakan kami, karena selama tiga bulan belum ada perkembangan yang signifikan,&#8221; ujar dia kepada awak media, Kamis (12\/2\/2026) malam di kediamannya.<\/p>\n<p>Sehingga jelas Maxi, karena penjelasan yang tidak memuaskan itu mungkin ada kesulitan-kesulitan di Polres Belu yang menyebabkan masalah ini tidak secara cepat untuk diungkap kasus kematian korban.<\/p>\n<p>&#8220;Deadline waktu yang diberikan keluarga satu minggu untuk kepastian hukum kasusnya. Untuk itu kami berikan kesempatan kepada Polres kalau bisa dalam satu minggu kedepan ini keluarga bisa dapatkan titik terang dari peristiwa kejadian itu,&#8221; ungkap dia didampingi saudari kandung Frans Asten.<\/p>\n<p>Menurut dia, soal kematian korban disebabkan karena apa, tentu itu kewenangan pihak Kepolisian. Tapi kami mengharapkan itu harus ada kejelasan hukum. Sehingga keluarga merasa bahwa Polisi telah bekerja maksimal dan hasilnya sesuai.<\/p>\n<p>Akui Maxi, yang menjadi masalah sampai dengan hari ini, keluarga belum mendapat kepastian. Padahal, hasil visum dan autopsi sudah di tangan penyidik Kepolisian dan secara aturan itu kewenangan Polisi. Tapi minimal keluarga diberikan kejelasan tentang penyebab kematian beliau.<\/p>\n<p>&#8220;Dari keluarga hanya ingin itu saja. Kalau toh memang kematian beliau ini disebabkan karena Laka Lantas juga tidak masalah, yang penting Polisi menjelaskan secara terbuka bagi kami dan menjadi konsumsi publik. Karena ini berkembang isu liar, ada yang bilang mati karena laka lantas, ada juga karena penganiayaan. Tentu inikan isu liar yang tidak bisa dibuktikan. Makanya kita harapkan pekerjaan dari Polisi bisa berikan fakta lapangan,&#8221; pinta dia.<\/p>\n<p>Lanjut dia, keluarga korban tidak menyalahkan pihak Kepolisian. Tetapi dengan tenggang waktu tiga bulan ini menurut keluarga cukup lama. Keluarga menanti dalam suasana yang putus asa, terlebih istri dan anak-anak diliputi rasa stres, kehilangan korban dan lain-lain.<\/p>\n<p>&#8220;Itulah yang menyebabkan kami harus bertemu dengan pihak Kepolisian. Sekali lagi kami tidak bermaksud Kepolisian tidak bekerja, karena dari rentang waktu yang sudah lama perlu kami sampaikan ke Polisi karena ini kematian yang belum jelas sebab akibatnya karena apa, dan harusnya Polisi ungkap itu. Kalau korban laka lantas tidak ada masalah, yang penting dipublikasikan secara baik sehingga bisa hapus isu-isu yang berkembang liar,&#8221; ujar Maxi.<\/p>\n<p>Lanjut dia, penyampaian dari Kepolisian kendala penanganan kasus katanya dokter fohorenski belum diperiksa sehubungan dengan hasil otopsi itu karena masih ada halangan lainnya sehingga belum diperiksa. Itu juga yang menyebabkan secara pribadi keluarga menjadi tanda tanya.<\/p>\n<p>Menurut kami keluarga kematian korban ini tidak ada titik terang dan ini aneh. Sementara korban masih aktif sebagai ASN dan seorang pejabat. Hasil autopsi secara garis besar sudah dijelaskan ke keluarga korban dan penjelasan dari istri almarhum seperti itu.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi kita keluarga maunya itu Polisi berikan kejelasan. Masa ini seorang pejabat mati sudah tiga bulan tidak ada kejelasan,&#8221; ungkap Maxi.<\/p>\n<p>Bersamaan, Katarina Tahan saudari korban mengharapkan pihak Kepolisian secepatnya bisa mengungkap kasus kematian saudaranya. Sehingga kami keluarga bisa puas dengan kematian korban.<\/p>\n<p>&#8220;Kematian korban ini ada kejanggalan di mata keluarga besar dan rasa tidak puas. Kami mau kasus ini ada kejelasan dan bisa terungkap penyebab kematian korban,&#8221; pinta Tahan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Yansen Atambua,NTTOnlinenow.com-Kasus kematian Kalak BPBD Kabupaten Belu, Fransiskus Asten warga Tulamalae yang ditemukan di Km 8 jalur Atapupu, Kecamatan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":62422,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tiga Bulan Masih Misteri, Keluarga Korban Minta Kejelasan Hukum Kematian Kalak BPBD Belu - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/13\/tiga-bulan-masih-misteri-keluarga-korban-minta-kejelasan-hukum-kematian-kalak-bpbd-belu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tiga Bulan Masih Misteri, Keluarga Korban Minta Kejelasan Hukum Kematian Kalak BPBD Belu - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laporan Yansen Atambua,NTTOnlinenow.com-Kasus kematian Kalak BPBD Kabupaten Belu, Fransiskus Asten warga Tulamalae yang ditemukan di Km 8 jalur Atapupu, Kecamatan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/13\/tiga-bulan-masih-misteri-keluarga-korban-minta-kejelasan-hukum-kematian-kalak-bpbd-belu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-13T07:00:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/kalak.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/13\/tiga-bulan-masih-misteri-keluarga-korban-minta-kejelasan-hukum-kematian-kalak-bpbd-belu\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/kalak.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/13\/tiga-bulan-masih-misteri-keluarga-korban-minta-kejelasan-hukum-kematian-kalak-bpbd-belu\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/13\/tiga-bulan-masih-misteri-keluarga-korban-minta-kejelasan-hukum-kematian-kalak-bpbd-belu\/\",\"name\":\"Tiga Bulan Masih Misteri, Keluarga Korban Minta Kejelasan Hukum Kematian Kalak BPBD Belu - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/13\/tiga-bulan-masih-misteri-keluarga-korban-minta-kejelasan-hukum-kematian-kalak-bpbd-belu\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2026-02-13T07:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-13T07:00:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2026\/02\/13\/tiga-bulan-masih-misteri-keluarga-korban-minta-kejelasan-hukum-kematian-kalak-bpbd-belu\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62421"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62421"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62421\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":62423,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62421\/revisions\/62423"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62422"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62421"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62421"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62421"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}