{"id":61586,"date":"2025-12-06T07:09:58","date_gmt":"2025-12-06T07:09:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=61586"},"modified":"2025-12-06T07:09:58","modified_gmt":"2025-12-06T07:09:58","slug":"11-merek-rokok-china-ilegal-diselundupkan-ke-atambua-lewat-pelabuhan-atapupu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/12\/06\/11-merek-rokok-china-ilegal-diselundupkan-ke-atambua-lewat-pelabuhan-atapupu\/","title":{"rendered":"11 Merek Rokok China Ilegal Diselundupkan ke Atambua Lewat Pelabuhan Atapupu"},"content":{"rendered":"<p>Laporan Yansen<br \/>\nAtambua,NTTOnlinenow.com-Tim Gabungan terdiri dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Bea Cukai, Polres Belu, Kelurahan Tenukiik dan Lidak berhasil mengamankan 11 merek rokok China Ilegal dan Malboro dari 3 WNA China dan 1 WNA Timor Leste.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan dari para WNA, berbagai merek rokok China Ilegal itu diselundupkan ke Atambua wilayah Indonesia melalui pelabuhan Atapupu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.<\/p>\n<p>&#8220;Barang masuk lewat jalur laut di pelabuhan Atapupu. Kemudian dimasukan ke dalam mobil sewaan dan di drop ke kos-kosan,&#8221; ujar Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Putu Eka Putra dalam konferensi pers di Kantor Imigrasi Atambua, Jumat (5\/12\/2025) sore.<\/p>\n<p>Dijelaskan bahwa, rokok China ilegal siap diedarkan di dalam Kota Atambua. Penawaran menjual rokok merk China memancing kecurigaan oleh toko klontong dan dilaporkan ke Kelurahan Tenukiik.<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian dilaporkan ke kami bahwa rokoknya siap diedarkan dan di jual untuk rokok Marlboro sama persis dengan rokok kita tapi palsu pita rokoknya,&#8221; ujar Putu didampingi Kepala KPPBC TMP B Atambua.<\/p>\n<p>Menurut dia, penangkapan 3 WNA China dan 1 WNA Timor Leste yang juga menimbun sebanyak 11 merek rokok China Ilegal dan 2 rokok Marlboro palsu hasil sinergitas dengan Bea Cukai, Intelkam Polres Belu dan Kelurahan.<\/p>\n<p>&#8220;Ini langkah awal mereka mencoba penjualan di sini,&#8221; ucap Putu.<\/p>\n<p>Saat ditanyai terkait barangnya lolos masuk melalui pelabuhan Atapupu, Putu menegaskan, kedepam pihaknya bersinergi dengan Bea dan Polres Belu akan lebih meningkatkan lagi pengawasan di darat maupun di laut.<\/p>\n<p>&#8220;Tidak menutup kemungkinan kami akan bersinergi perketat pengawasan terhadap orang asing,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Selanjutnya untuk keempat Wargq Asingnya akan kami atasi lebih lanjut sesuai regulasi Keimigrasian karena penyalgunaan tempat tinggal. Sementara untuk barang buktinya diserahkan ke pihak Kepabeanan.<\/p>\n<p>Kesempatan itu, Kepala KPPBC TMP B Atambua, Bambang Tutuko menyampaikan bahwa, untuk nilai barang dari total seluruh rokok ilegal yang disita mencapai Rp.290.136.000.<\/p>\n<p>\u200b\u201cPotensi kerugian negara dari tarif cukai yang tidak dibayarkan atau dipalsukan adalah sebesar Rp 109.699.040,\u201d ujar dia.<\/p>\n<p>Para pelaku terancam dijerat dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 jo. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Cukai, khususnya Pasal 54 dan Pasal 56, dengan ancaman pidana penjara 1 hingga 5 tahun dan denda minimal 2 hingga 10 kali nilai cukai.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Kedepannya kita akan bersinergi dengan Imigrasi dan Polres Belu juga akan perketat pengamanan maupun pengawasan melalui patroli laut,&#8221; ungkap Bambang.<\/p>\n<p>Diketahui, penangkapan 4 WNA dalam operasi gabungan Imigrasi Atambua dengan Bea Cukai, Intelkam Polres Belu, aparat Kelurahan Tenukiik dan Lidak terkait dengan dugaan penyalahgunaan tempat tinggal juga penjualan rokok ilegal di Atambua.<\/p>\n<p>Keempat WNA yang ditangkap berinisial LSR, LJI dan HRO Warga Negara China dan LJN Warga Negara Timor Leste yang diduga berperan sebagai driver dan admin penjualan rokok ilegal tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Yansen Atambua,NTTOnlinenow.com-Tim Gabungan terdiri dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Bea Cukai, Polres Belu, Kelurahan Tenukiik dan Lidak<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":61576,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>11 Merek Rokok China Ilegal Diselundupkan ke Atambua Lewat Pelabuhan Atapupu - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/12\/06\/11-merek-rokok-china-ilegal-diselundupkan-ke-atambua-lewat-pelabuhan-atapupu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"11 Merek Rokok China Ilegal Diselundupkan ke Atambua Lewat Pelabuhan Atapupu - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laporan Yansen Atambua,NTTOnlinenow.com-Tim Gabungan terdiri dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Bea Cukai, Polres Belu, Kelurahan Tenukiik dan Lidak\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/12\/06\/11-merek-rokok-china-ilegal-diselundupkan-ke-atambua-lewat-pelabuhan-atapupu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-06T07:09:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/rokok.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/12\/06\/11-merek-rokok-china-ilegal-diselundupkan-ke-atambua-lewat-pelabuhan-atapupu\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/rokok.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/12\/06\/11-merek-rokok-china-ilegal-diselundupkan-ke-atambua-lewat-pelabuhan-atapupu\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/12\/06\/11-merek-rokok-china-ilegal-diselundupkan-ke-atambua-lewat-pelabuhan-atapupu\/\",\"name\":\"11 Merek Rokok China Ilegal Diselundupkan ke Atambua Lewat Pelabuhan Atapupu - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/12\/06\/11-merek-rokok-china-ilegal-diselundupkan-ke-atambua-lewat-pelabuhan-atapupu\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-12-06T07:09:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-06T07:09:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/12\/06\/11-merek-rokok-china-ilegal-diselundupkan-ke-atambua-lewat-pelabuhan-atapupu\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61586"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61586"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61586\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":61587,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61586\/revisions\/61587"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61576"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61586"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61586"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61586"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}