{"id":60591,"date":"2025-08-16T05:35:26","date_gmt":"2025-08-16T05:35:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=60591"},"modified":"2025-08-16T05:35:26","modified_gmt":"2025-08-16T05:35:26","slug":"cerita-fatuk-mutin-puluhan-tahun-warga-hidup-dengan-lampu-pelita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/08\/16\/cerita-fatuk-mutin-puluhan-tahun-warga-hidup-dengan-lampu-pelita\/","title":{"rendered":"Cerita Fatuk Mutin : Puluhan Tahun Warga Hidup Dengan Lampu Pelita"},"content":{"rendered":"<p>Laporan Yansen<br \/>\nAtambua,NTTOnlinenow.com-Dibalik gegap gempita perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, masih terdapat warga di Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL yang belum menikmati layanan listrik.<\/p>\n<p>Seperti suasana di RT 04\/RW 01 kampung Fatuk Mutin, Dusun Lelowai, Desa Derok Faturene, Kecamatan Tasifeto Barat 16 kepala keluarga sudah lama hidup dan berdampingan dengan lampu pelita.<\/p>\n<p>Kondisi itu berlangsung sejak sebelum Indonesia merdeka. Warga pun kesulitan untuk melakukan aktivitas terutama di saat malam hari. Meski tanpa secerca cahaya listrik, warga tetap menikmatinya.<\/p>\n<p>Disaat senja mulai berdatangan menyambut malam yang gelap gulita, terlihat warga mulai menyiapkan penerangan seadanya yakni lampu pelita meski bias cahaya terbatas untuk menemani aktivitas mereka di malam hari.<\/p>\n<p>Ditengah riuhnya semarak kemerdekaan yang ke-80, sebanyak 16 Kepala Keluargs yang tinggal menetap di kampung Fatuk Mutin sulit untuk melakukan aktivitas rumah tangga serta kesulitan belajar untuk anak sekolah.<\/p>\n<p>Aktivitas ibu rumah tangga juga terpengaruh. Kendati demikian, mereka tetap mengatur pekerjaan rumah tangga seperti memasak atau mempersiapkan perlengkapan anak dengan kondisi cahaya seadanya.<\/p>\n<p>Bagi anak-anak sekolah keterbatasan penerangan menyulitkan mereka untuk membaca dan mengerjakan tugas sekolah. Sebagian terpaksa menunda belajar hingga siang hari.<\/p>\n<p>Domi Berek, salah seorang warga menyampaikan sebelum Indonesia merdeka hingga saat ini 80 tahun warga di Dusun Lelowai belum menikmati layanan listrik seperti wilayah lainnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami disini masih jauh dari perhatian Pemerintah. Kami hanya dapat bantuan fiber, tapi untuk listrik sampai sekarang belum ada perhatian,&#8221; ujar dia, Sabtu (16\/8\/2025).<\/p>\n<p>Menurut dia, kampung Fatuk Mutin merupakan kampung tertua dan sebagian besar warganya memilih pindah ke pinggir jalan karena ketiadaan layanan listriknya.<\/p>\n<p>&#8220;Sebelumnya PLN sudah data warga disini tapi tidak jadi karena alasannya jarak jauh dan jumlah kepala keluarga sedikit. Kami butuh listrik, juga air bersih dan akses jalan ke kampung,&#8221; pinta Berek.<\/p>\n<p>Senada, Yustina berharap agar Dusun Lelowai dapat mendapatkan akses listrik sehingga warga bisa beraktivitas lebih leluasa dan anak-anak bisa belajar dengan baik.<\/p>\n<p>&#8220;Kita harap program Indonesia terang dari daerah terluar dapat menjangkau dusun kami, apalagi saat ini Indonesia sudah berusia 80 tahun merdeka,&#8221; pinta dia.<\/p>\n<p>Sementara itu, Florida selaku RT setempat mengatakan, warga telah beberapa kali mengajukan permohonan penyambungan jaringan listrik kepada pihak terkait. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut<\/p>\n<p>&#8220;Dari Desa juga sudah ajukan permintaan jaringan listrik. Kami harap ada perhatian serius dari Pemerintah terkait kendala warga di layanan listrik. air bersih dan jalan raya,&#8221; pinta dia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Yansen Atambua,NTTOnlinenow.com-Dibalik gegap gempita perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, masih terdapat warga di Kabupaten Belu perbatasan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":60592,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cerita Fatuk Mutin : Puluhan Tahun Warga Hidup Dengan Lampu Pelita - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/08\/16\/cerita-fatuk-mutin-puluhan-tahun-warga-hidup-dengan-lampu-pelita\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cerita Fatuk Mutin : Puluhan Tahun Warga Hidup Dengan Lampu Pelita - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laporan Yansen Atambua,NTTOnlinenow.com-Dibalik gegap gempita perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, masih terdapat warga di Kabupaten Belu perbatasan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/08\/16\/cerita-fatuk-mutin-puluhan-tahun-warga-hidup-dengan-lampu-pelita\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-16T05:35:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/gelap.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/08\/16\/cerita-fatuk-mutin-puluhan-tahun-warga-hidup-dengan-lampu-pelita\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/gelap.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/08\/16\/cerita-fatuk-mutin-puluhan-tahun-warga-hidup-dengan-lampu-pelita\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/08\/16\/cerita-fatuk-mutin-puluhan-tahun-warga-hidup-dengan-lampu-pelita\/\",\"name\":\"Cerita Fatuk Mutin : Puluhan Tahun Warga Hidup Dengan Lampu Pelita - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/08\/16\/cerita-fatuk-mutin-puluhan-tahun-warga-hidup-dengan-lampu-pelita\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-08-16T05:35:26+00:00\",\"dateModified\":\"2025-08-16T05:35:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2025\/08\/16\/cerita-fatuk-mutin-puluhan-tahun-warga-hidup-dengan-lampu-pelita\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60591"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60591"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60591\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60593,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60591\/revisions\/60593"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60592"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60591"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60591"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60591"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}