{"id":57465,"date":"2024-03-20T10:06:15","date_gmt":"2024-03-20T10:06:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=57465"},"modified":"2024-03-20T10:06:15","modified_gmt":"2024-03-20T10:06:15","slug":"beda-pandangan-politik-hal-biasa-seluruh-pihak-harus-bersatu-cegah-destabilisasi-pasca-pemilu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2024\/03\/20\/beda-pandangan-politik-hal-biasa-seluruh-pihak-harus-bersatu-cegah-destabilisasi-pasca-pemilu\/","title":{"rendered":"Beda Pandangan Politik Hal Biasa, Seluruh Pihak Harus Bersatu Cegah Destabilisasi Pasca Pemilu"},"content":{"rendered":"<p>Laporan Yansen Bau<br \/>\nJakarta, NTTOnlinenow.com &#8211; Berbeda pandangan atau pendapat dalam politik merupakan hal yang sangat biasa terjadi di Indonesia sebagai negara penganut demokrasi. Sehingga seluruh pihak hendaknya mampu bersatu untuk mencegah destabilisasi pasca Pemilu 2024.<\/p>\n<p>Koordinator Daerah (Korda) Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia (HMMI) Sulsel-Bar, Muh. Ikbal Agus Arisandi menyampaikan bahwa dalam politik, perbedaan pendapat merupakan hal biasa.<\/p>\n<p>\u201cTentunya dalam politik, berbeda pendapat itu sering terjadi di lingkungan masyarakat, dan itu adalah hal yang tidak bisa dihindari,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Namun, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Agitasi dan Propaganda Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu menambahkan bahwa perlu koordinasi baik antar pihak untuk menghindari destabilisasi.<\/p>\n<p>Pasalnya, terjadinya perbedaan pendapat bukan tidak mungkin bisa memunculkan destabilisasi sosial dan politik pasca Pemilu 2024.<\/p>\n<p>\u201cJadi untuk menghindari destabilisasi politik pasca Pemilu 2024 KPU dan TNI harus berperan aktif dalam menjaga destabilisasi. Polri dan Bawaslu berperan dalam menyosialisasikan pentingnya berdamai pasca Pemilu,\u201d ucap Ikbal.<\/p>\n<p>Menanggapi akan adanya kemungkinan konfrontasi dari pihak tertentu dalam kaitannya memprotes hasil pemungutan suara, Ikbal menyampaikan bahwa strategi terbaik untuk menyelesaikannya yakni perdamaian.<\/p>\n<p>\u201cKalah menang dalam politik itu sudah biasa dan akan ada konfrontasi dampak dari adanya kekalahan. Yang paling penting mendamaikan adalah strategi terbaik untuk mengatasi perdebatan dan konflik yang berkepanjangan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Senada, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Makassar, Ma\u2019ruf Pangewa juga menyampaikan bahwa masyarakat harus memahami pentingnya kondusivitas pasca Pemilu.<\/p>\n<p>Menurutnya, hal yang penting dilakukan oleh masyarakat adalah mengolah perbedaan pendapat yang bersifat niscaya dengan kebijaksanaan.<\/p>\n<p>\u201cSetelah Pemilu terkadang muncul perbedaan pendapat yang cukup tajam antara pihak-pihak yang bersaing,\u201d kata Ma\u2019ruf Pangewa.<\/p>\n<p>\u201cMemang perbedaan itu merupakan sebuah keniscayaan, namun yang terpenting adalah bagaimana kita masyarakat mengelola perbedaan tersebut dengan bijaksana,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Ketua PMII Makassar itu menuturkan bahwa masyarakat hendaknya berbangga karena Pemilu 2024 berjalan dengan sukses dan kondusif.<\/p>\n<p>\u201cKita perlu berbangga karena Pemilu 2024 di Indonesia dianggap sukses dan mendapat apresiasi atas kondusivitasnya,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Untuk terus mengawal seluruh proses Pemilu hingga dilakukannya pengumuman hasil penghitungan suara, menurutnya penting bagi masyarakat terus menjaga stabilitas politik dengan tidak mengikuti provokasi.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat perlu terus menjaga stabilitas politik dengan bijaksana dan menahan diri dari provokasi serta penyebaran informasi yang tidak terverifikasi,\u201d tegas Ma\u2019ruf.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Yansen Bau Jakarta, NTTOnlinenow.com &#8211; Berbeda pandangan atau pendapat dalam politik merupakan hal yang sangat biasa terjadi di Indonesia<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57466,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Beda Pandangan Politik Hal Biasa, Seluruh Pihak Harus Bersatu Cegah Destabilisasi Pasca Pemilu - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2024\/03\/20\/beda-pandangan-politik-hal-biasa-seluruh-pihak-harus-bersatu-cegah-destabilisasi-pasca-pemilu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Beda Pandangan Politik Hal Biasa, Seluruh Pihak Harus Bersatu Cegah Destabilisasi Pasca Pemilu - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laporan Yansen Bau Jakarta, NTTOnlinenow.com &#8211; Berbeda pandangan atau pendapat dalam politik merupakan hal yang sangat biasa terjadi di Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2024\/03\/20\/beda-pandangan-politik-hal-biasa-seluruh-pihak-harus-bersatu-cegah-destabilisasi-pasca-pemilu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-20T10:06:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/beda-pandangan-politik.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2024\/03\/20\/beda-pandangan-politik-hal-biasa-seluruh-pihak-harus-bersatu-cegah-destabilisasi-pasca-pemilu\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/beda-pandangan-politik.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2024\/03\/20\/beda-pandangan-politik-hal-biasa-seluruh-pihak-harus-bersatu-cegah-destabilisasi-pasca-pemilu\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2024\/03\/20\/beda-pandangan-politik-hal-biasa-seluruh-pihak-harus-bersatu-cegah-destabilisasi-pasca-pemilu\/\",\"name\":\"Beda Pandangan Politik Hal Biasa, Seluruh Pihak Harus Bersatu Cegah Destabilisasi Pasca Pemilu - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2024\/03\/20\/beda-pandangan-politik-hal-biasa-seluruh-pihak-harus-bersatu-cegah-destabilisasi-pasca-pemilu\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-03-20T10:06:15+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-20T10:06:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2024\/03\/20\/beda-pandangan-politik-hal-biasa-seluruh-pihak-harus-bersatu-cegah-destabilisasi-pasca-pemilu\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57465"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57465"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57465\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57467,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57465\/revisions\/57467"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57466"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57465"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57465"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57465"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}