{"id":27090,"date":"2019-09-03T07:07:16","date_gmt":"2019-09-03T07:07:16","guid":{"rendered":"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=27090"},"modified":"2019-09-03T07:07:16","modified_gmt":"2019-09-03T07:07:16","slug":"anggota-dprd-belu-geram-uang-150-penari-likurai-di-istana-merdeka-dipotong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/09\/03\/anggota-dprd-belu-geram-uang-150-penari-likurai-di-istana-merdeka-dipotong\/","title":{"rendered":"Anggota DPRD Belu Geram, Uang 150 Penari Likurai di Istana Merdeka &#8220;Dipotong&#8221;"},"content":{"rendered":"<p>Laporan Yansen Bau<br \/>\nAtambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Anggota DPRD Belu geram dengan panitia atau koordinator Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belu yang memotong uang 150 penari Selaras Tihar Likurai Belu yang tampil di Istana Merdeka meriahkan HUT RI ke-74 pada 17 Agustus 2019 lalu.<\/p>\n<p>Anggota DPRD Belu Theodorus Seran Tefa menuturkan, pihaknya mendapat pengaduan dari orang tua penari Likuria lantaran uang transportasi para penari yang tampil di Jakarta dipotong. Padahal DPRD Belu bersama Pemerintah telah alokasikan anggaran sebesar Rp.1,5 Miliar untuk mendukung para penari Likurai tampil di Istana Merdeka. Namun, kenyataan uang untuk 150 anak-anak penari Likuari dipotong oleh panitia.<\/p>\n<p>Demikian Theodorus Seran Tefa yang akrab disapa Theo Manek dalam sidang paripurna dengan agenda pemandangan akhir fraksi terhadap Ranperda yang diajukan oleh Pemda Belu dan sebelum paripurna penetapan atau pengesahan Perda APBD Perubahan tahun 2019 di ruang sidang DPRD Belu, Senin (2\/9\/2019).<\/p>\n<p>Disampaikan bahwa, kita bangga dengan mengalokasi anggaran Rp.1,5 Miliar untuk mendukung para penari datang ke Jakarata. Ini luar biasa, saat 17 Agustus kita juga terharu karena budaya kita dapat ditampilkan di ibukota negara (istana negara).<\/p>\n<p>&#8220;Tapi ada satu hal yang perlu diklarifikasi bahwa sesuai dengan pengaduan dan informasi yang kami terima, biaya transportasi untuk masing-masing penari, pemanfaatan anggaran ini masih ada pemotongan yang tidak benar, ini saya butuh klarifikasi dulu. Kenapa uang itu potong sampai Rp.300 ribu bertahap sampai hak-hak penari itu dihilangkan?,\u201d tanya Manek.<\/p>\n<p>Menurut Ketua Komisi III DPRD Belu itu, pemotongan uang penari Likurai ini sangat tidak manusiawi karena telah mengeksploitasi karya anak-anak penari untuk kepentingan tertentu.<\/p>\n<p>\u201cJangan lakukan ini, ini seolah kita mengeksploitasi untuk kepentingan yang tidak baik, tidak benar, saya minta pemerintah klarifikasi dulu. Karena kalau ini benar terjadi, saya rasa ini sangat tidak manusiawi,\u201d tegas dia.<\/p>\n<p>Tambah Manek, informasi pemotongan uang para penari diketahui dari orang tua para penari yang mengadu kepada pihak DPRD Belu.<\/p>\n<p>\u201cIni kami terima pengaduan ini dari orang tua penari. Anak-anak sudah berlatih sekian bulan, biaya transportasi swadaya, pribadi, tenaga terkuras, tetapi ketika dewan dan pemerintah mengalokasi anggaran masih dipotong sana sini tidak tahu pemanfaatannya untuk apa? Tolong klarifikasi dulu,\u201d pungkas Manek.<\/p>\n<p>Menyikapi itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu, Marsianus Loe Mau mengakui adanya pemotongan uang para penari yang dilakukan pihaknya.<\/p>\n<p>Jelas dia, pemotongan uang penari Likurai yang sudah tampil mengharumkan nama Kabupaten Belu di mata jutaan rakyat Indonesia itu dilakukan untuk kepentingan konsumsi dan transportasi penari itu sendiri.<\/p>\n<p>\u201cBahwa uang Rp.300 ribu yang disampaikan kepada Bapak Theo itu benar, tidak salah. Dapat kami jelaskan uang Rp.300ribu itu Rp.150 ribu biaya transportasi untuk kepentingan anak-anak sendiri 150 orang dalam perjalanan Atambua-Kupang dan menjemput kembali dari Kupang-Atambua untuk 7 Bus. Dan Rp.150 Ribu untuk konsumsi anak-anak. Sisa uang khusus untuk Rp. 150 Ribu untuk konsumsi itu sudah kami bagikan kepada anak-anak,&#8221; urai dia.<\/p>\n<p>&#8220;Ini yang kami sampaikan kalau ada hal yang tidak berkenan kami mohon maaf tetapi kebijakan ini kami tempuh untuk kepentingan anak-anak, tidak untuk kepentingan orang-perorang,\u201d tambah Loe.<\/p>\n<p>Namun, penjelasan Kadis P dan K dibantah Theo Manek bahwa pemotongan uang untuk kepentingan konsumsi anak-anak tidak benar. Sesuai pengaduan, para penari mereka biaya sendiri untuk kebutuhan konsumsi mereka saat makan di warung Niki-Niki.<\/p>\n<p>\u201cTapi pada kenyataannya itu Pak Kadis, anak-anak saat pulang dari Kupang ke Atambua, katanya tiba di rumah makan Niki-Niki. Harusnya menjadi kewajiban koordinator untuk membayar, tetapi anak-anak makan bayar sendiri, itu yang menjadi keluhan mereka, kenapa itu bisa terjadi? Ini yang menjadi masalah dan tidak bagus,\u201d ketus Manek.<\/p>\n<p>Lagi Kadis P dan K menjelaskan bahwa dirinya saat perjalanan kembali dari Kupang ke Atambua tidak mengetahui kejadian di Niki-Niki terkait biaya konsumsi yang ditanggung sendiri oleh para penari.<\/p>\n<p>\u201cDalam perjalan kembali, di Niki-Niki kalau makan lagi saya tidak tahu karena saya sudah duluan,\u201d terang Loe.<\/p>\n<div id=\"32b991e5d77ad140559ffb95522992d0\"><\/div>\n<p><script async src=\"https:\/\/click.advertnative.com\/loading\/?handle=2600\" ><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Yansen Bau Atambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Anggota DPRD Belu geram dengan panitia atau koordinator Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belu yang<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":27091,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Anggota DPRD Belu Geram, Uang 150 Penari Likurai di Istana Merdeka &quot;Dipotong&quot; - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/09\/03\/anggota-dprd-belu-geram-uang-150-penari-likurai-di-istana-merdeka-dipotong\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Anggota DPRD Belu Geram, Uang 150 Penari Likurai di Istana Merdeka &quot;Dipotong&quot; - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laporan Yansen Bau Atambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Anggota DPRD Belu geram dengan panitia atau koordinator Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belu yang\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/09\/03\/anggota-dprd-belu-geram-uang-150-penari-likurai-di-istana-merdeka-dipotong\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-09-03T07:07:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Dprdpertanyakanuangpenari.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/09\/03\/anggota-dprd-belu-geram-uang-150-penari-likurai-di-istana-merdeka-dipotong\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/Dprdpertanyakanuangpenari.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/09\/03\/anggota-dprd-belu-geram-uang-150-penari-likurai-di-istana-merdeka-dipotong\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/09\/03\/anggota-dprd-belu-geram-uang-150-penari-likurai-di-istana-merdeka-dipotong\/\",\"name\":\"Anggota DPRD Belu Geram, Uang 150 Penari Likurai di Istana Merdeka \\\"Dipotong\\\" - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/09\/03\/anggota-dprd-belu-geram-uang-150-penari-likurai-di-istana-merdeka-dipotong\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-09-03T07:07:16+00:00\",\"dateModified\":\"2019-09-03T07:07:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/09\/03\/anggota-dprd-belu-geram-uang-150-penari-likurai-di-istana-merdeka-dipotong\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27090"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27090"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27090\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27092,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27090\/revisions\/27092"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27091"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27090"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27090"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27090"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}