{"id":26412,"date":"2019-08-07T22:49:38","date_gmt":"2019-08-07T22:49:38","guid":{"rendered":"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=26412"},"modified":"2019-08-07T22:49:38","modified_gmt":"2019-08-07T22:49:38","slug":"lemahnya-pengawasan-pemkab-picu-kelangkaan-solar-subsidi-di-batas-belu-timor-leste","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/08\/07\/lemahnya-pengawasan-pemkab-picu-kelangkaan-solar-subsidi-di-batas-belu-timor-leste\/","title":{"rendered":"Lemahnya Pengawasan Pemkab Picu Kelangkaan Solar Subsidi di Batas Belu-Timor Leste"},"content":{"rendered":"<p>Laporan Yansen Bau<br \/>\nAtambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Sejak bulan Juli 2019 lalu hingga saat ini kelangkaan Bahan Bakar Minyak(BBM) jenis solar di Kabupaten Belu masih berlangsung di Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.<\/p>\n<p>Pantauan media sejak Senin (5\/8\/2019) kemarin kondisi kelangkaan BBM jenis solar subsidi masih berlangsung. Terbukti kendaraan niaga atau perusahaan masih mengantri di beberapa SPBU di dalam Kota Atambua.<\/p>\n<p>Kondisi itu mengakibatkan warga masyarakat pemilik kendaraan berbahan bahan solar dan para petani pemilik mesih diesel kesulitan untuk mendapatkan solar guna kebutuhan sehari-hari.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil penelusuran NTTOnlinenow.com di lapangan sejak dua bulan belakangan hingga hari ini, kelangkaan BBM jenis solar di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste masih terjadi.<\/p>\n<p>Sejumlah pegawai SPBU yang ditemui media mengaku bahwa stok solar yang dipasok hanya 5 ton per hari. Biasanya kalau normal, stok per hari 10 ton. Kondisi itu diduga salah satu faktor pemicu kelangkaan solar. Tidak saja itu, ada fakta lain yang justru membuat kelangkaan solar semakin parah di perbatasan wilayah Belu.<\/p>\n<p>Pantauan di enam SPBU di dalam Kota Atambua dan sekitarnya, stok solar yang masuk di SPBU dimonopoli oleh sejumlah kendaraan milik perusahan besar yang saat ini sementara mengerjakan mega proyek infrastuktur di perbatasan Belu dengan Timor Leste.<\/p>\n<p>Pemilik PT Kuda Laut Timor, Baldin Tanur yang ditemui media terpisah menjelaskan seharusnya sesuai regulasi para pengusaha yang mengerjakan proyek menggunakan BBM industri.<\/p>\n<p>Hal itu diakui juga Egy selaku pengawas SPBU Fatubanao. Dibenarkan bahwa seharusnya untuk kenderaan perusahan yang sementara kerja proyek menggunakan solar industri. Tetapi diduga, hal itu tidak dipatuhi para kontraktor.<\/p>\n<p>Masih menurut Baldin,dari stok solar industri yang dia pasok, yang terjual ke kontraktor hanya 15% hingga 20%. Itupun pembelinya tidak sampai lima perusahan. Sementara,jumlah perusahan konstruksi di Belu jumlahnya mencapai puluhan.<\/p>\n<p>&#8220;Yang beli hanya satu, dua perusahan. Dari total stock yang kita sediakan maksimal hanya 20% yang terjual. Kurang tau perusahan besar mereka beli solar industri dan minyak tanah industri dimana. Karena stocknya hanya ada di kami,&#8221; terang dia.<\/p>\n<p>Tidak saja itu, untuk stock dexlite yang ada di SPBU Fatubanao, dalam sebulah hanya terjual 4 hingga 5 ton. Jumlah ini berbanding sangat jauh dengan stok solar subsidi dimana untuk stok normal 10 ton selalu habis terjual dalam sehari dan kalau stocknya hanya 5 ton solar akan menjadi sangat langkah.<\/p>\n<p>Terpisah, Kabag Ekonomi Setda Belu Frido Siribein saat dikonfirmasi, Rabu (7\/8\/2019) terkait lemahnya pengawasan terhadap kelangkaan BBM solar mengatakan bahwa, terkait kondisi itu pihaknya telah mengambil tindakan yakni menyampaikan kondisinya ke Pak Wakil Bupati Belu.<\/p>\n<p>&#8220;Kemarin sudah lapor ke Pak Wakil Bupati dan kita akan segera rapat,&#8221; ujar Frido.<\/p>\n<div id=\"32b991e5d77ad140559ffb95522992d0\"><\/div>\n<p><script async src=\"https:\/\/click.advertnative.com\/loading\/?handle=2600\" ><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Yansen Bau Atambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Sejak bulan Juli 2019 lalu hingga saat ini kelangkaan Bahan Bakar Minyak(BBM) jenis solar<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":26413,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Lemahnya Pengawasan Pemkab Picu Kelangkaan Solar Subsidi di Batas Belu-Timor Leste - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/08\/07\/lemahnya-pengawasan-pemkab-picu-kelangkaan-solar-subsidi-di-batas-belu-timor-leste\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lemahnya Pengawasan Pemkab Picu Kelangkaan Solar Subsidi di Batas Belu-Timor Leste - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Laporan Yansen Bau Atambua, NTTOnlinenow.com &#8211; Sejak bulan Juli 2019 lalu hingga saat ini kelangkaan Bahan Bakar Minyak(BBM) jenis solar\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/08\/07\/lemahnya-pengawasan-pemkab-picu-kelangkaan-solar-subsidi-di-batas-belu-timor-leste\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-07T22:49:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Antriankendaraandispbu.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/08\/07\/lemahnya-pengawasan-pemkab-picu-kelangkaan-solar-subsidi-di-batas-belu-timor-leste\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/Antriankendaraandispbu.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/08\/07\/lemahnya-pengawasan-pemkab-picu-kelangkaan-solar-subsidi-di-batas-belu-timor-leste\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/08\/07\/lemahnya-pengawasan-pemkab-picu-kelangkaan-solar-subsidi-di-batas-belu-timor-leste\/\",\"name\":\"Lemahnya Pengawasan Pemkab Picu Kelangkaan Solar Subsidi di Batas Belu-Timor Leste - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/08\/07\/lemahnya-pengawasan-pemkab-picu-kelangkaan-solar-subsidi-di-batas-belu-timor-leste\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-08-07T22:49:38+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-07T22:49:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/08\/07\/lemahnya-pengawasan-pemkab-picu-kelangkaan-solar-subsidi-di-batas-belu-timor-leste\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26412"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26412"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26412\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26414,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26412\/revisions\/26414"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26413"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26412"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26412"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26412"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}