{"id":23797,"date":"2019-04-24T08:53:46","date_gmt":"2019-04-24T08:53:46","guid":{"rendered":"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?p=23797"},"modified":"2019-04-24T08:53:49","modified_gmt":"2019-04-24T08:53:49","slug":"inilah-keunggulan-mengajar-pakai-skenario-mikir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/04\/24\/inilah-keunggulan-mengajar-pakai-skenario-mikir\/","title":{"rendered":"Inilah Keunggulan Mengajar Pakai Skenario MIKIR"},"content":{"rendered":"\n<p>Balikpapan, Kalimantan Timur, NTTOnlinenow.com &#8211; Dari September 2018 sampai Maret 2019, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan baik di Balikpapan dan Kutai Kartanegara dan Universitas Mulawarman dan IAIN Samarinda, Tanoto Foundation telah melatih hampir dua ribu pendidik di Kaltim cara mengajar dengan menggunakan skenario MIKIR, singkatan dari Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak sekolah juga yang sudah mulai konsisten menerapkan di sekolah, terutama sekolah-sekolah mitra. Lalu apa keunggulan mengajar menggunakan skenario MIKIR ini dibandingkan dengan model mengajar seperti biasanya?<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Ponidi, Pengawas Sekolah Dasar di Kutai Kartanegara, Skenario MIKIR membuat guru lebih mudah membuat perencanaan mengajar yang kreatif. \u201cMIKIR itu suatu pola yang memudahkan guru menyusun skenario mengajar yang kreatif. Setiap unsur atau singkatan di MIKIR tinggal diturunkan jadi kegiatan di kelas. Guru tinggal memutuskan apa yang harus dilakukan  agar siswa mengalami, bisa berinteraksi dengan baik,  bagaimana cara berkomunikasinya, dan juga bagaimana bentuk refleksi atas pembelajaran hari itu,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" width=\"800\" height=\"445\" src=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/MIKIR.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-23798\" srcset=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/MIKIR.jpg 800w, https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/MIKIR-300x167.jpg 300w, https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/MIKIR-768x427.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption> Belajar memakai skenario MIKIR,\u00a0 untuk mempraktekkan gaya otot, siswa mendorong kursi <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Selama ini, menurutnya, guru kesulitan menyusun rencana mengajar. Padahal menyusun rencana pembelajaran adalah kewajiban bagi guru. Karena kesulitan, guru kadang copy paste saja dari internet, atau membayar orang untuk membuatkannya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Murid Jadi Rindu Gurunya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Wiwik Kustinaningsih, guru MIN I Balikpapan, merasakan banyak kelebihan mengajar pakai skenario MIKIR. \u201cTidak seperti dulu, siswa saya sekarang sering merindukan gurunya. Kalau saya bilang saya akan digantikan guru lain walau sebentar, mereka pasti protes,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurutnya, dengan mengajak siswa mengalami (M dalam MIKIR) atau to experience, siswa menjadi mudah memahami. Saat mengajar tentang Gaya pada kelas IV, dia memfasilitasi siswa untuk melakukan berbagai aktvitas yang mengantar siswa  mengetahui sendiri apa itu gaya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" width=\"800\" height=\"445\" src=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/MIKIR1.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-23799\" srcset=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/MIKIR1.jpg 800w, https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/MIKIR1-300x167.jpg 300w, https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/MIKIR1-768x427.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption> Belajar memakai skenario MIKIR,\u00a0 untuk mempraktekkan gaya gravitasi, siswa langsung melempar karton <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Misalnya untuk gaya gravitasi, kelompok siswa difasilitasi  menjatuhkan benda-benda dan mengidentifikasi apa yang terjadi. Untuk gaya magnet, siswa langsung praktik dengan menarik benda dengan magnet dan mengidentifikasi apa yang terjadi dan menuliskan manfaat-manfaatnya. Demikian juga untuk gaya lainnya. \u201cSiswa menjadi lebih paham, mudah mengerti bahkan bagi yang masih susah menulis atau membaca pun jadi paham apa yang diajarkan. Mereka juga antusias dan gembira,\u201d ujarnya<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Khundori Muhammad, spesialis Pembelajaran Sekolah Dasar program Tanoto Foundation, menggunakan skenario MIKIR akan mempermudah guru melaksanakan K13. \u201cKesulitan membuat rencana pembelajaran model K13  akan mudah diatasi kalau guru menerapkan MIKIR,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengalami atau M dalam MIKIR, siswa menjadi lebih paham. \u201cBeda kalau cuma mendengar, seperti yang banyak dilakukan selama ini, siswa akan lebih sering lupa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain diajak mengalami, dengan MIKIR, lewat unsur interaksi,  siswa juga difasilitasi untuk memiliki kecakapan sosial, \u201cKarena hidup di zaman modern makin kompleks, siswa harus trampil mengungkapkan pendapat dan menerima pendapat orang lain. Dalam MIKIR, guru harus menyusun skenario bagaimana siswa bisa berinteraksi dengan baik, terutama interaksi ilmiah,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memupuk rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi, dengan MIKIR, siswa juga diajak untuk berani tampil ke muka di setiap pelajaran. \u201cLewat refleksi, mereka juga diajak untuk melakukan evaluasi pemahaman mereka dan proses pembelajaran saat itu. MIKIR berusaha merangkum semua kecakapan yang harus dimiliki oleh siswa untuk hidup di abad 21,\u201d ujar Khundori menutup <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Balikpapan, Kalimantan Timur, NTTOnlinenow.com &#8211; Dari September 2018 sampai Maret 2019, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan baik di Balikpapan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":23800,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Inilah Keunggulan Mengajar Pakai Skenario MIKIR - NTTONLINE<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/04\/24\/inilah-keunggulan-mengajar-pakai-skenario-mikir\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inilah Keunggulan Mengajar Pakai Skenario MIKIR - NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Balikpapan, Kalimantan Timur, NTTOnlinenow.com &#8211; Dari September 2018 sampai Maret 2019, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan baik di Balikpapan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/04\/24\/inilah-keunggulan-mengajar-pakai-skenario-mikir\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"NTTONLINE\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/alex.dimoe\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-24T08:53:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-24T08:53:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/mikir3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/\",\"name\":\"NTTONLINE\",\"description\":\"Pelopor Media Online Pertama Di NTT\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/04\/24\/inilah-keunggulan-mengajar-pakai-skenario-mikir\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-content\/uploads\/2019\/04\/mikir3.jpg\",\"width\":800,\"height\":445},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/04\/24\/inilah-keunggulan-mengajar-pakai-skenario-mikir\/#webpage\",\"url\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/04\/24\/inilah-keunggulan-mengajar-pakai-skenario-mikir\/\",\"name\":\"Inilah Keunggulan Mengajar Pakai Skenario MIKIR - NTTONLINE\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/04\/24\/inilah-keunggulan-mengajar-pakai-skenario-mikir\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2019-04-24T08:53:46+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-24T08:53:49+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"http:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/2019\/04\/24\/inilah-keunggulan-mengajar-pakai-skenario-mikir\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#\/schema\/person\/7c35a5b2b0f2a4f822981b3273872be8\",\"name\":\"alex\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e146e9c2235067853d80a7f166b95e54?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"alex\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23797"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23797"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23797\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23801,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23797\/revisions\/23801"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23800"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23797"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23797"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.nttonlinenow.com\/new-2016\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23797"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}